Ancaman Tarif Trump Dianggap Sepi, 20 Negara Ingin Gabung BRICS

Sabtu, 28 Desember 2024 - 12:06 WIB
loading...
Ancaman Tarif Trump...
Rusia mengklaim lebih dari dua lusin negara aktif berkomunikasi untuk bergabung dengan BRICS. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Perkembangan BRICS dalam dua tahun terakhir meningkat pesat dengan dukungan negara-negara di belahan bumi selatan yang tumbuh dengan laju yang belum pernah terjadi sebelumnya. BRICS juga lantang menyerukan dedolarisasi untuk ekonomi global yang berkelanjutan dan mempromosikan mata uang lokal dalam upaya tersebut.

Hal itu telah memancing kemarahan presiden baru Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang kemudian mengancam kelompok tersebut secara khusus. Trump juga menantang blok tersebut untuk tidak lagi berusaha menyingkirkan dolar AS, atau mengambil risiko stop berdagang dengan negara yang memiliki perekonomian terbesar di dunia tersebut.

Baca Juga: Arab Saudi Bekukan Tawaran Gabung BRICS, Ancaman Tarif Trump Berhasil?

Namun demikian, ancaman keras itu tampaknya belum memberikan dampak yang diharapkan oleh orang nomor satu AS tersebut. Sebab, rencana pertumbuhan BRICS tampaknya tidak terpengaruh, dan sebanyak 20 negara disebut-sebut masih berupaya masuk ke dalam kelompok tersebut.

Menurut asisten presiden Rusia Yury Ushakov, sejumlah negara masih intens berkomunikasi dengan blok tersebut mengenai keanggotaan mereka. "Pintu asosiasi tetap terbuka bagi negara-negara yang berpikiran terbuka," kata Ushakov. "Saat ini, lebih dari dua lusin negara telah menunjukkan minat dalam dialog sistemik dengan BRICS," imbuhnya, seperti dilansir Watcher Guru, Sabtu (28/12/2024).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Rekomendasi
Kronologi Haji Bolot...
Kronologi Haji Bolot Dilarikan ke RS karena Serangan Jantung, Bermula dari Sesak Napas
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
Berita Terkini
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved