Ancaman Trump ke BRICS Dianggap Omong Kosong, Dedolarisasi Bakal Berlanjut Lebih Cepat
Senin, 30 Desember 2024 - 07:24 WIB
loading...
A
A
A
Pengguna akhirlah yang pada akhirnya akan menanggung tagihan yang menyebabkan inflasi. BRICS tidak akan mundur dari dedolarisasi tetapi dapat melanjutkan prosesnya lebih cepat di bawah Trump. "Dia memiliki pandangan tentang segala hal dan bertukar pikiran dan sebagainya. Jadi sama sekali tidak serius," ujar Roy.
Pakar ini juga menyebut retorika Trump sebagai omong kosong. "Ini tidak akan mempengaruhi negara manapun," tandas dia.
Baca Juga: 3 Kecelakaan Pesawat dalam Waktu 24 Jam Terakhir di 3 Negara yang Berbeda
Aliansi BRICS menegaskan bahwa agenda dedolarisasi tetap menjadi tujuan jangka panjang mereka. Blok ini tidak akan melambat jika Trump mulai menjabat tetapi akan mempercepat prosesnya. Sanksi dan ancaman menyebabkan agenda dedolarisasi terbentuk sejak awal.
Jika retorika Trump mengenai perdagangan dan tarif meningkat, negara-negara berkembang hanya akan berpihak pada BRICS untuk melindungi ekonomi mereka.
Pakar ini juga menyebut retorika Trump sebagai omong kosong. "Ini tidak akan mempengaruhi negara manapun," tandas dia.
Baca Juga: 3 Kecelakaan Pesawat dalam Waktu 24 Jam Terakhir di 3 Negara yang Berbeda
Aliansi BRICS menegaskan bahwa agenda dedolarisasi tetap menjadi tujuan jangka panjang mereka. Blok ini tidak akan melambat jika Trump mulai menjabat tetapi akan mempercepat prosesnya. Sanksi dan ancaman menyebabkan agenda dedolarisasi terbentuk sejak awal.
Jika retorika Trump mengenai perdagangan dan tarif meningkat, negara-negara berkembang hanya akan berpihak pada BRICS untuk melindungi ekonomi mereka.
(nng)
Lihat Juga :