Sri Mulyani Bakal Cari Utang Luar Negeri Rp128 Triliun di 2025, Buat Apa?

Senin, 30 Desember 2024 - 08:02 WIB
loading...
Sri Mulyani Bakal Cari...
Pemerintah akan mencari pinjaman luar negeri dalam APBN 2025. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengalokasikan pembiayaan pinjaman neto dalam APBN 2025 sebesar Rp133,3 triliun meningkat signifikan sebesar 31,6% dibandingkan dengan proyeksi 2024. Pembiayaan ini terdiri dari dua sumber utama, yakni pinjaman dalam negeri sebesar Rp5,2 triliun dan pinjaman luar negeri sebesar Rp128,1 triliun.

"Peran penting pinjaman luar negeri tidak dapat dipungkiri dalam mendukung pendanaan proyek terutama proyek infrastruktur," tulis pemerintah dalam Buku II Nota Keuangan APBN 2025.

Baca Juga: Deretan Prediksi Baba Vanga dan Ramalannya yang Jadi Kenyataan

Pinjaman dalam negeri neto di 2025 dialokasikan sebesar Rp5,2 triliun, yang berasal dari penarikan pinjaman dalam negeri bruto sebesar Rp11,8 triliun, setelah dikurangi dengan pembayaran cicilan pokok pinjaman sebesar Rp6,6 triliun. Alokasi ini menunjukkan kenaikan signifikan jika dibandingkan dengan target APBN 2024 yang tercatat negatif Rp636,2 miliar.

Meski demikian, angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan outlook 2024 mencapai Rp20 triliun akibat percepatan penarikan tahun ini. Adapun sebagian besar pembiayaan pinjaman neto tahun depan akan didominasi oleh pinjaman luar negeri dengan target sebesar Rp128,1 triliun.

Baca Juga: Ancaman Trump ke BRICS Dianggap Omong Kosong, Dedolarisasi Bakal Berlanjut Lebih Cepat

Namun, pemerintah menegaskan bahwa pengelolaan pinjaman luar negeri akan dilakukan secara hati-hati guna meminimalisir risiko ketergantungan pada utang luar negeri. Dalam jangka panjang, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan porsi pembiayaan yang bersumber dari dalam negeri.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Rekomendasi
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
Nambah Kekuatan, 9 Negara...
Nambah Kekuatan, 9 Negara Bakal Jadi Mitra BRICS di 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved