Gabung Jadi Negara Mitra BRICS di 2025, Thailand Masih Incar Anggota Penuh
Senin, 30 Desember 2024 - 16:34 WIB
loading...
A
A
A
Thailand sebelumnya mengatakan sedang mencari keanggotaan penuh di BRICS. Kementerian Luar Negeri mengutarakan, bahwa bergabung dengan BRICS akan menguntungkan negara dengan meningkatkan perdagangan, investasi, ketahanan pangan dan energi.
Sebelumnya ajudan presiden Rusia, Yuri Ushakov mengumumkan bahwa sembilan negara akan secara resmi menjadi negara mitra BRICS. Pejabat senior Kremlin itu menekankan, pentingnya status negara mitra, dan menyebut Belarusia, Bolivia, Indonesia, Kazakhstan, Thailand, Kuba, Uganda, Malaysia, dan Uzbekistan sebagai negara-negara yang akan menerimanya pada 1 Januari 2025.
Baca Juga: Arab Saudi Bekukan Tawaran Gabung BRICS, Ancaman Tarif Trump Berhasil?
Lebih dari dua lusin negara telah menunjukkan minat untuk bekerja sama dengan BRICS, menurut Ushakov. Negara-negara tersebut adalah Azerbaijan, Bangladesh, Bahrain, Burkina Faso, Venezuela, Honduras, Zimbabwe, Kamboja, Kolombia, Republik Kongo, Laos, Kuwait, Maroko, Myanmar, Nikaragua, Pakistan, Palestina, Senegal, Suriah, Chad, Sri Lanka, Guinea Khatulistiwa dan Sudan Selatan.
Sebelumnya ajudan presiden Rusia, Yuri Ushakov mengumumkan bahwa sembilan negara akan secara resmi menjadi negara mitra BRICS. Pejabat senior Kremlin itu menekankan, pentingnya status negara mitra, dan menyebut Belarusia, Bolivia, Indonesia, Kazakhstan, Thailand, Kuba, Uganda, Malaysia, dan Uzbekistan sebagai negara-negara yang akan menerimanya pada 1 Januari 2025.
Baca Juga: Arab Saudi Bekukan Tawaran Gabung BRICS, Ancaman Tarif Trump Berhasil?
Lebih dari dua lusin negara telah menunjukkan minat untuk bekerja sama dengan BRICS, menurut Ushakov. Negara-negara tersebut adalah Azerbaijan, Bangladesh, Bahrain, Burkina Faso, Venezuela, Honduras, Zimbabwe, Kamboja, Kolombia, Republik Kongo, Laos, Kuwait, Maroko, Myanmar, Nikaragua, Pakistan, Palestina, Senegal, Suriah, Chad, Sri Lanka, Guinea Khatulistiwa dan Sudan Selatan.
(akr)
Lihat Juga :