Ekonomi China Tertatih-tatih, Xi Jinping: Apa yang Buruk dari Deflasi?

Selasa, 31 Desember 2024 - 07:37 WIB
loading...
Ekonomi China Tertatih-tatih,...
Presiden China Xi Jinping bertemu dengan media setelah Kongres Nasional Partai Komunis China ke-20, di Aula Besar Rakyat di Beijing, China 23 Oktober 2022. FOTO/REUTERS
A A A
JAKARTA - Presiden China Xi Jinping dilaporkan meremehkan ancaman deflasi yang menghantam perekonomian. Meskipun konsumen bisa mendapatkan keuntungan dari penurunan harga, deflasi yang terus-menerus bisa menyebabkan penurunan belanja dan investasi.

Ancaman deflasi tampaknya tidak terlalu mengkhawatirkan Xi Jinping, bahkan ketika negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia ini terus berjuang dengan pertumbuhan yang lemah.

Namun, hal ini cukup mengkhawatirkan para penasihat Partai Komunis sehingga mereka menyiapkan sebuah laporan di awal tahun ini yang memperingatkan bahwa China dapat tergelincir ke dalam spiral deflasi tanpa langkah-langkah yang lebih agresif untuk mendorong pertumbuhan, sumber-sumber mengatakan kepada Wall Street Journal. Namun, Xi menepisnya.

"Apa yang buruk dari deflasi?" ia bertanya kepada para penasihatnya, menurut Journal dilansir dari Fortune, Selasa (31/12/2024). "Bukankah orang-orang senang jika harga-harga menjadi lebih murah?"

Baca Juga: Balas AS, Rusia Putuskan Sesuka Hati Sebar Rudal Berkemampuan Nuklir

Kantor Informasi Dewan Negara, yang ditugaskan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang para pemimpin China, tidak menanggapi permintaan komentar dan merujuk pertanyaan-pertanyaan Journal kepada lembaga-lembaga lain yang tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Rekomendasi
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Berita Terkini
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved