PEP Dorong Produktivitas Pertanian Melalui Pembuatan Pupuk Organik
Rabu, 01 Januari 2025 - 09:12 WIB
loading...
Program Jari Tangan Pertamina EP meraih Bronze Award untuk kategori Best Practice in Community Development pada ajang Corporate Sustainability Award (ICSA) 2024. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pertamina EP (PEP) menjalankan program Kerja Tani Berdikari dan Tahan Pangan (Jari Tangan) untuk mendorong produktivitas pertanian melalui pembuatan pupuk organik. Keberhasilan dari program ini, Pertamina EP meraih Bronze Award untuk kategori Best Practice in Community Development pada ajang Corporate Sustainability Award (ICSA) 2024.
"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas upaya kami dalam menjalankan program Jari Tangan, yang tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan," ujar Head of Communication, Relation & CID Pertamina EP area Jawa bagian barat, Wazirul Luthfi dalam keterangan tertulis, Rabu (1/1/2025).
Baca Juga: Tingkatkan Produksi Migas, PEP Terapkan Teknologi CO2 Removal Package
Menurut dia pencapaian ini menunjukkan keberhasilan program Jari Tangan dalam memadukan inovasi sosial dengan keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Indramayu. Ajang yang diselenggarakan oleh OlahKarsa yang berkolaborasi dengan IBCSD (Indonesia Business Council for Sustainable Development) ini memberikan apresiasi atas kontribusi perusahaan dengan program yang menginspirasi dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Indonesia.
Pertamina EP melakukan pendampingan kepada empat kelompok tani di Kabupaten Indramayu dan Majalengka melalui pemanfaatan limbah atau kotoran hewan menjadi bahan baku input pertanian. Hasilnya sepanjang 2024, kelompok Pos Pelayanan Agens Hayati (PPAH) Sri Trusmi Satu mampu memproduksi pupuk organik cair sebesar 2.580 liter dan pupuk organik padat sebanyak 4.065 kg, yang diproduksi secara komersial dan telah diperjualbelikan di Indramayu, Cirebon, Kuningan, dan Subang, dengan omzet mencapai Rp84.735.000.
"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas upaya kami dalam menjalankan program Jari Tangan, yang tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan," ujar Head of Communication, Relation & CID Pertamina EP area Jawa bagian barat, Wazirul Luthfi dalam keterangan tertulis, Rabu (1/1/2025).
Baca Juga: Tingkatkan Produksi Migas, PEP Terapkan Teknologi CO2 Removal Package
Menurut dia pencapaian ini menunjukkan keberhasilan program Jari Tangan dalam memadukan inovasi sosial dengan keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Indramayu. Ajang yang diselenggarakan oleh OlahKarsa yang berkolaborasi dengan IBCSD (Indonesia Business Council for Sustainable Development) ini memberikan apresiasi atas kontribusi perusahaan dengan program yang menginspirasi dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Indonesia.
Pertamina EP melakukan pendampingan kepada empat kelompok tani di Kabupaten Indramayu dan Majalengka melalui pemanfaatan limbah atau kotoran hewan menjadi bahan baku input pertanian. Hasilnya sepanjang 2024, kelompok Pos Pelayanan Agens Hayati (PPAH) Sri Trusmi Satu mampu memproduksi pupuk organik cair sebesar 2.580 liter dan pupuk organik padat sebanyak 4.065 kg, yang diproduksi secara komersial dan telah diperjualbelikan di Indramayu, Cirebon, Kuningan, dan Subang, dengan omzet mencapai Rp84.735.000.
Lihat Juga :