AS Perketat Sanksi, India Temukan Alternatif Pengganti Minyak Rusia

Rabu, 01 Januari 2025 - 21:00 WIB
loading...
AS Perketat Sanksi,...
India mencari sumber-sumber pasokan minyak baru karena penurunan ekspor dari Rusia. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Salah satu perusahaan penyulingan minyak terbesar di India, Bharat Petroleum Corp (BPCL) sedang mencari sumber-sumber pasokan minyak baru karena penurunan ekspor dari Rusia . Bloomberg melaporkan, sebagai hasilnya perusahaan ini mengumumkan tender untuk membeli kualitas minyak yang lebih mahal dari Timur Tengah.

Faktor utama di balik penurunan pasokan Rusia adalah pengetatan sanksi AS terhadap armada bayangan Moskow, yang digunakan untuk menghindari pembatasan internasional. Selain itu, kilang-kilang Rusia berada di bawah tekanan untuk memenuhi kuota produksi OPEC+.

"Kami kekurangan tiga, empat kargo Rusia untuk pemuatan Januari dan pengiriman Februari. Kami mengeluarkan tender dan telah mendapatkan nilai alternatif dari Irak, UEA, dan lainnya, katanya, mengacu pada negara-negara termasuk Uni Emirat Arab," ujar Direktur Keuangan BPCL, Vetsa Ramakrishna Gupta.

Baca Juga: Negara NATO Ini Dilaporkan Jadi Target Berikutnya Rusia setelah Ukraina

Harga minyak dari Timur Tengah saat ini melebihi harga minyak Ural Rusia sebesar USD2 per barel, tetapi tidak ada kekurangan di pasar dunia. Namun demikian, BPCL tidak memiliki rencana untuk menambah volume kontrak pasokan jangka panjang, yang dijadwalkan akan dinegosiasikan bulan depan.

Minyak Rusia di India


India menjadi pembeli terbesar minyak Rusia setelah invasi skala penuh Rusia ke Ukraina, meningkatkan impor ke tingkat rekor pada tahun 2023. Namun, menurut perusahaan analis Kpler, impor dari Rusia turun menjadi 1,47 juta barel per hari pada bulan ini level terendah lebih dari satu tahun terakhir.

Baca Juga: Resmi, Harga BBM Pertamina Naik per 1 Januari 2025

Situasi ini mengisyaratkan para pedagang, yang menilai kembali prospek pasar minyak pada 2025. Pada saat yang sama, penurunan aliran Rusia telah memaksa India untuk mendiversifikasi sumber impornya, yang dapat mengubah keseimbangan pasokan minyak global.

Seorang peneliti di Pusat Eropa dan Eurasia, Institut Studi dan Analisis Pertahanan Manohar Parrikar dari India, Swati Rao menjelaskan mengapa India membeli minyak Rusia. Dia juga berbicara tentang apakah propaganda Rusia populer di India.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Rekomendasi
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Berita Terkini
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved