Memimpin Revolusi Digital Kesehatan melalui Pemanfaatan AI Tercanggih

Kamis, 02 Januari 2025 - 22:13 WIB
loading...
Memimpin Revolusi Digital...
Penandatanganan MoU ini menegaskan visi bersama untuk mendefinisi ulang layanan kesehatan melalui pemanfaatan teknologi AI tercanggih, merevolusi perawatan pasien dan operasional rumah sakit. Foto/Dok
A A A
TANGERANG - Grup RS Siloam menjalin kemitraan strategis dengan Yongin Severance Hospital untuk mendorong Indonesia ke garis depan inovasi kesehatan digital . Yongin dikenal sebagai salah satu institusi medis terkemuka yang menjadi pelopor penerapan teknologi digital dalam sektor kesehatan di Korea Selatan.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini menegaskan visi bersama untuk mendefinisi ulang layanan kesehatan melalui pemanfaatan teknologi AI tercanggih, merevolusi perawatan pasien dan operasional rumah sakit. Melalui kolaborasi ini, Grup RS Siloam menegaskan komitmen sebagai pemimpin dalam transformasi digital di industri kesehatan, sekaligus menetapkan standar baru yang akan menjadi tonggak penting bagi masa depan layanan kesehatan di Indonesia.

Baca Juga: Siloam Hospitals Berkomitmen Tingkatkan Layanan Digital

Penandatanganan MoU ini mencakup beberapa inisiatif utama yang dirancang untuk mendorong transformasi digital yang berdampak pada proses perawatan pasien dan operasional, yaitu:
• Berbagi Wawasan dan Optimalisasi Teknologi Digital Kesehatan:
Kolaborasi ini akan mencakup pertukaran pengetahuan terkait teknologi kesehatan digital terkini, termasuk pengenalan alat inovatif dan konsultasi untuk mengoptimalkan adopsi teknologi dalam sistem rumah sakit.
• Transformasi Alur Kerja dan Pengalaman Pasien:
Kedua institusi akan berbagi praktik terbaik untuk meningkatkan alur kerja dan pengalaman pasien, dengan fokus pada efisiensi operasional dan peningkatan kualitas pelayanan.
• Optimalisasi Hasil Pelayanan Pasien melalui Solusi Digital Canggih:
Melalui penggunaan platform berbagi data, analitik prediktif, dan diagnostik berbasis AI, kedua rumah sakit bertujuan meningkatkan pengambilan keputusan klinis dan hasil pelayanan pasien.
• Pengembangan Program Pendidikan Klinis:
Program pertukaran profesional yang akan mencakup pelatihan bagi tenaga medis untuk memperkuat kompetensi mereka dalam memanfaatkan teknologi kesehatan digital.
• Model Kolaborasi Perawatan Pasien:
Kerja sama ini juga meliputi pengembangan model perawatan pasien berbasis teknologi, termasuk layanan konsultasi second opinion yang dapat diakses oleh pasien di Indonesia dan Korea Selatan.

Managing Director Grup RS Siloam, Caroline Riady menyampaikan, “Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat komitmen kami menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi. Integrasi teknologi digital dalam sistem rumah sakit kami diharapkan memberikan dampak signifikan pada pengalaman pasien dan efisiensi operasional.”

Kerja sama ini menawarkan manfaat besar bagi pasien di Indonesia, termasuk pengembangan model perawatan kolaboratif yang memungkinkan konsultasi second opinion melalui platform digital. Dengan inovasi ini, pasien dapat mengakses keahlian kelas dunia tanpa perlu bepergian ke luar negeri, menjadikannya solusi yang lebih terjangkau dan mudah diakses.

Selain itu, kerja sama ini juga bertujuan menciptakan tingkat kepercayaan dan kenyamanan baru bagi pasien dalam menerima perawatan dengan standar internasional di tanah air.

Di sisi lain, fokus kolaborasi ini juga mencakup pelatihan keperawatan, mulai dari pengembangan kompetensi inti hingga prosedur khusus, untuk mendukung keunggulan pelayanan medis. Program ini selaras dengan prioritas strategis Grup RS Siloam, termasuk bidang radiologi, digestif (seperti transplantasi ginjal dan hati), onkologi, kardiologi, serta neurologi.

Dengan wawasan dan kemampuan Yongin Severance Hospital dalam transformasi alur kerja dan adopsi teknologi, inovasi global ini akan disesuaikan dengan konteks Indonesia, menciptakan model perawatan yang efektif dan relevan secara lokal.

Yongin Severance Hospital, yang dikenal sebagai pelopor penerapan teknologi digital dalam sektor kesehatan di Korea Selatan, telah berhasil meningkatkan efisiensi operasional sekaligus pengalaman pasien secara signifikan.

Dengan memanfaatkan teknologi AI, rumah sakit ini mampu meningkatkan akurasi diagnostik, terutama dalam analisis pencitraan medis (medical imaging), sehingga memungkinkan deteksi penyakit lebih dini dan perencanaan perawatan yang lebih efektif. Selain itu, penggunaan perangkat IoT dan sistem berbasis AI memungkinkan pemantauan risiko infeksi secara real-time, yang secara signifikan membantu pengendalian infeksi di lingkungan rumah sakit.

Baca Juga: Permudah Pasien, Siloam Hospitals Tingkatkan Investasi Digital

“Kami percaya kolaborasi ini akan menjadi model kerja sama internasional yang mempercepat transformasi digital dan inovasi di sektor kesehatan," ucap Director (CIO) Center for Digital Health Yongin Severance Hospital, Dr. Park Jin Young menambahkan.

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pelayanan kesehatan di kedua institusi, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi perkembangan sektor kesehatan di Indonesia dan Korea Selatan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
White Paper MDI Ventures...
White Paper MDI Ventures Petakan Jalur Ekonomi Digital Inklusif di Indonesia
Kecerdasan Buatan Merambah...
Kecerdasan Buatan Merambah Industri Asuransi, Hanwha Life Perkenalkan AI Financial Advisor
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Kronologi Haji Bolot...
Kronologi Haji Bolot Dilarikan ke RS karena Serangan Jantung, Bermula dari Sesak Napas
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Rekomendasi
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved