Aliran Gas Rusia Berakhir, Negara Ini Terancam Gelap Gulita
Senin, 06 Januari 2025 - 07:44 WIB
loading...
A
A
A
"Mereka hanya memiliki file, di mana tertulis berapa banyak utang setiap bulan," jelas Jakub Pieńkowski, dari Institut Urusan Internasional Polandia, PSIM. "Tapi Rusia tidak tertarik untuk meminta uang ini."
Tiba-tiba, aliran gas yang melalui Ukraina yang menjadi urat kehidupan harus terputus. Di beberapa kota Transnistria, pihak berwenang menyiapkan "titik-titik yang tersedia pemanas" dan juga membuka hotline untuk membantu menemukan kayu bakar.
Sektor rumah tangga disarankan untuk berkumpul di satu ruangan agar bisa tetap hangat dan menutup retakan di jendela dan pintu dengan selimut. "Sekarang sangat dingin di dalam flat," kata penduduk setempat Dmitry.
Kondisi ini berarti masalah bagi seluruh Moldova, yang mendapatkan 80% listriknya dari Kurchugan. Pemerintah di Chisinau mengatakan, memiliki cukup gas untuk memanaskan negara itu sampai musim semi dan akan beralih dengan membeli listrik dari Eropa, tetapi itu berarti ada kenaikan biaya yang sangat besar.
Keadaan darurat mulai dilakukan sejak bulan lalu, ketika sektor bisnis serta warga telah diberitahu untuk mengurangi konsumsi saat negara bersiap menghadapi pemadaman listrik secara bergilir.
Penghentian gas yang tiba-tiba melalui Ukraina juga mempengaruhi Slovakia dan Hongaria. Keduanya memiliki pemerintah yang cenderung berpihak pada Moskow daripada negara Uni Eropa lainnya yang sejak awal mencoba menyapih diri dari energi Rusia.
Tiba-tiba, aliran gas yang melalui Ukraina yang menjadi urat kehidupan harus terputus. Di beberapa kota Transnistria, pihak berwenang menyiapkan "titik-titik yang tersedia pemanas" dan juga membuka hotline untuk membantu menemukan kayu bakar.
Sektor rumah tangga disarankan untuk berkumpul di satu ruangan agar bisa tetap hangat dan menutup retakan di jendela dan pintu dengan selimut. "Sekarang sangat dingin di dalam flat," kata penduduk setempat Dmitry.
Ancaman Pemadaman Listrik
Aliran listrik dipastikan masih mengalir untuk saat ini. Tetapi pembangkit listrik utama Transnistria di Kurchugan sudah mulai menggunakan batu bara, bukan lagi gas Rusia dan pihak berwenang mengatakan hanya ada cukup untuk memasok listrik selama 50 hari ke depan.Kondisi ini berarti masalah bagi seluruh Moldova, yang mendapatkan 80% listriknya dari Kurchugan. Pemerintah di Chisinau mengatakan, memiliki cukup gas untuk memanaskan negara itu sampai musim semi dan akan beralih dengan membeli listrik dari Eropa, tetapi itu berarti ada kenaikan biaya yang sangat besar.
Keadaan darurat mulai dilakukan sejak bulan lalu, ketika sektor bisnis serta warga telah diberitahu untuk mengurangi konsumsi saat negara bersiap menghadapi pemadaman listrik secara bergilir.
Penghentian gas yang tiba-tiba melalui Ukraina juga mempengaruhi Slovakia dan Hongaria. Keduanya memiliki pemerintah yang cenderung berpihak pada Moskow daripada negara Uni Eropa lainnya yang sejak awal mencoba menyapih diri dari energi Rusia.
Lihat Juga :