Kekayaan Achmad Zaky Pendiri Bukalapak, Pernah Tembus Rp1,4 Triliun

Kamis, 09 Januari 2025 - 17:24 WIB
loading...
Kekayaan Achmad Zaky...
Pendiri Bukalapak Achmad Zaky. FOTO/Instagram/Achmad Zaky
A A A
JAKARTA - Achmad Zaky sebagai pendiri Bukalapak kini mulai disorot setelah mengumumkan penutupan layanan marketplace untuk penjualan produk fisik. Kini perusahaan itu akan fokus untuk menjual berbagai produk virtual macam token listrik hingga pulsa prabayar.

Pada awal kemunculannya di tahun 2010. Bukalapak telah menjadi salah satu platform yang menjual aneka produk dan sebagai tempat transaksi antara penjual dan pembeli secara online.

Zaky sebagai CEO berhasil membawa Bukalapak menjadi startup “Unicorn” ke-empat di Indonesia dengan valuasi mencapai 1 miliar dollar AS pada sekitar awal 2018.

Baca Juga: Bukalapak Tutup Layanan Marketplace, Ganti Jualan Pulsa hingga Token Listrik

Namun kini Bukalapak memilih untuk mengubah arah bisnisnya. Adapun alasan dari keputusan Bukalapak ini adalah bagian dari upaya transformasi perusahaan.

Kekayaan Achmad Zaky Pendiri Bukalapak


Ketika Bukalapak mulai berkembang pesat, Achmad Zaky sebagai CEO dan pendiri juga berhasil meraih pencapaian pribadi mengesankan. Lulusan Teknik Informatika Institut Teknik Bandung (ITB) itu berhasil masuk dalam daftar 150 orang terkaya di Asia versi majalah Globe Asia pada pertengahan tahun 2018.

Nilai kekayaan Achmad Zaky pada saat itu di tahun 2018 diperkirakan mencapai USD 100 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun. Namun, ketika Bukalapak berada di puncak kejayaannya Zaky justru ciptakan keputusan mengejutkan. Dirinya memilih untuk mengundurkan diri sebagai CEO Bukalapak di tahun 2019.

Setelah mundur dari posisi CEO, Zaky melanjutkan fungsinya di perusahaan sebagai penasihat dan pengawas. Selain itu, Zaky juga mengembangkan perusahaan pemodal ventura bernama Init-6.

Baca Juga: 3 Penyebab Bukalapak Tutup Beralih Jualan Pulsa hingga Bayar Tagihan

Seiring berjalannya waktu, Bukalapak masih mampu bertahan meski sudah ditinggalkan Zaky. Bahkan perusahaan ini sempat menjadi startup unicorn Indonesia pertama yang listing di BEI pada 6 Agustus 2021.

Hal tersebut rupanya membuat pundi-pundi rupiah Zaky meningkat. Ketika perusahaannya melakukan IPO pada Agustus 2021 dengan harga saham Rp850. Saat itu Achmad Zaky menggenggam saham BUKA sebanyak 4,45 miliar lembar. Jika dikalikan, maka saat itu, kekayaan Zaky mencapai Rp3,78 triliun.

Sayangnya keperkasaan Bukalapak mulai runtuh di tahun 2024, setelah adanya pengumuman terkait penghentian kegiatan dan penutupan sejumlah lini usaha yang dijalankan anak perusahaan. Aksi korporasi itu dijalankan seiring dengan kerugian dan tantangan industri yang dialami perusahaan sejak IPO pada 2021. Kemudian, baru-baru ini muncul pengumuman layanan marketplace Bukalapak tutup.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Euforia Pesta Belanja...
Euforia Pesta Belanja Tengah Tahun, Watsons 6.6 Mid Year Sale Makin Nyaman
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Joy Air Bangkrut, Ribuan...
Joy Air Bangkrut, Ribuan Penumpang di China Telantar
Dorong Perkembangan...
Dorong Perkembangan Retail Herbal Digital dengan Sistem Modern
Imbas Perang AS-Israel...
Imbas Perang AS-Israel Vs Iran, Perusahaan Tekstil dan Garmen Terancam Tutup
Lindungi Konsumen dan...
Lindungi Konsumen dan Literasi Digital, Blibli Luncurkan JEDA
Spirit Airlines Tutup...
Spirit Airlines Tutup karena Jadi Korban Perang Iran, Ini Respons Pemerintah Trump
Rust Belt Pernah Capai...
Rust Belt Pernah Capai Kejayaan, Kenapa Kini Justru Sinyal Kebangkrutan AS?
Rekomendasi
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved