Konsep Rumah Sehat Tren Generasi Muda
Rabu, 02 September 2020 - 12:14 WIB
loading...
A
A
A
Kluster hunian yang hanya menyediakan 63 unit rumah ini selaras dengan tema pengembangan Graha Natura sebagai kawasan perumahan yang mengutamakan healthy living, nature, dan technology. Rumah-rumah di kluster ini memiliki konsep rumah sehat yang compact dan fungsional.
Harto Laksono, Direktur Pemasaran PT Intiland Grande, anak usaha perseroan untuk pengembangan di Surabaya, mengungkapkan bahwa peluncuran Kluster Dandelion merupakan jawaban terhadap kebutuhan masyarakat akan hunian sehat di Surabaya. Sejak peluncuran pada pertengahan Agustus 2020, tipe-tipe rumah di kluster ini mendapat sambutan sangat baik dari konsumen, khususnya pasar di Surabaya.
“Dari total 63 unit yang kami siapkan, jumlah konsumen yang berminat sudah diatas 90% dan sebagian besar keluarga muda. Keunggulan konsep dan desain serta ukurannya yang compact dan fungsional menjadi daya tarik utama selain faktor harganya yang relatif terjangkau,” ungkap Harto.
Tingginya minat calon konsumen terhadap Kluster Dandelion, menurutnya, disebabkan sejumlah faktor. Pertama, dari sisi lokasi, kluster ini sangat strategis karena berada di tengah-tengah pengembangan kawasan yang memberikan kemudahan aksesibilitas bagi penghuninya. Kedua, faktor harga unit rumah yang relatif masih terjangkau, mulai dari Rp1,1 miliar.
Ketiga, keunggulan konsep pengembangannya sebagai rumah sehat yang compact dan fungsional. Tren kebutuhan konsumen terhadap konsep hunian sehat juga diakui arsitek Budhi Harmunanto, pendiri BHA Architecture, firma arsitektur terkemuka di Indonesia. (Baca juga: Begini Suasana Hari Pertama Pembatasan Aktivitas Warga Depok)
Menurutnya, ada kecenderungan para konsumen, khususnya kelompok profesional muda, sangat memahami dan peduli tentang kesehatan. Mereka punya kreteria dan standar utama dalam memilih rumah, bukan hanya aspek harga, melainkan juga intagible values yang diperoleh dari sebuah bangunan.
Harto Laksono, Direktur Pemasaran PT Intiland Grande, anak usaha perseroan untuk pengembangan di Surabaya, mengungkapkan bahwa peluncuran Kluster Dandelion merupakan jawaban terhadap kebutuhan masyarakat akan hunian sehat di Surabaya. Sejak peluncuran pada pertengahan Agustus 2020, tipe-tipe rumah di kluster ini mendapat sambutan sangat baik dari konsumen, khususnya pasar di Surabaya.
“Dari total 63 unit yang kami siapkan, jumlah konsumen yang berminat sudah diatas 90% dan sebagian besar keluarga muda. Keunggulan konsep dan desain serta ukurannya yang compact dan fungsional menjadi daya tarik utama selain faktor harganya yang relatif terjangkau,” ungkap Harto.
Tingginya minat calon konsumen terhadap Kluster Dandelion, menurutnya, disebabkan sejumlah faktor. Pertama, dari sisi lokasi, kluster ini sangat strategis karena berada di tengah-tengah pengembangan kawasan yang memberikan kemudahan aksesibilitas bagi penghuninya. Kedua, faktor harga unit rumah yang relatif masih terjangkau, mulai dari Rp1,1 miliar.
Ketiga, keunggulan konsep pengembangannya sebagai rumah sehat yang compact dan fungsional. Tren kebutuhan konsumen terhadap konsep hunian sehat juga diakui arsitek Budhi Harmunanto, pendiri BHA Architecture, firma arsitektur terkemuka di Indonesia. (Baca juga: Begini Suasana Hari Pertama Pembatasan Aktivitas Warga Depok)
Menurutnya, ada kecenderungan para konsumen, khususnya kelompok profesional muda, sangat memahami dan peduli tentang kesehatan. Mereka punya kreteria dan standar utama dalam memilih rumah, bukan hanya aspek harga, melainkan juga intagible values yang diperoleh dari sebuah bangunan.
Lihat Juga :