Wujudkan Tujuan Finansial untuk Masa Depan dengan Reksa Dana BRI Prioritas

Rabu, 15 Januari 2025 - 14:09 WIB
loading...
A A A
4. Reksa Dana Saham
Sebagian besar dana, yaitu minimal 80 persen, dialokasikan pada efek saham. Reksa dana ini memiliki risiko yang tinggi, namun memberikan potensi imbal hasil besar, yaitu sekitar 10–13 persen per tahun. Jenis ini direkomendasikan untuk investasi jangka panjang di atas 5 tahun guna memaksimalkan keuntungan.

5. Reksa Dana Terproteksi
Reksa dana ini memberikan proteksi penuh terhadap pokok investasi hingga waktu jatuh tempo yang telah ditentukan. Investor juga memiliki opsi mencairkan dana sebelum jatuh tempo, meskipun tanpa jaminan proteksi terhadap pokok investasi. Instrumen ini cocok untuk Anda yang mengutamakan keamanan dana.

Keunggulan Investasi Reksa Dana di BRI Prioritas
Saat ini, kelima jenis reksa dana tersebut dapat dengan mudah diakses melalui BRI Prioritas. Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan para Pribadi Terpilih, yaitu mereka yang memiliki asset under management minimal Rp 500 juta.

Saat bergabung dalam program ini, nasabah mendapatkan berbagai manfaat, termasuk konsultasi perencanaan keuangan dan investasi, asuransi, serta perencanaan dana pensiun.

Nasabah juga akan dipandu Priority Relationship Manager (PRM) yang kompeten, bersertifikasi, dan berpengalaman. PRM membantu nasabah memilih produk reksa dana yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko masing-masing. BRI Prioritas menawarkan berbagai produk reksa dana yang komprehensif, mencakup:

♦ Reksa Dana Pasar Uang: Produk-produk seperti BRI Seruni Pasar Uang II Kelas A, Bahana Liquid USD, dan Trim Kas 2 tersedia untuk memberikan solusi investasi jangka pendek.

♦ Reksa Dana Pendapatan Tetap: Pilihan seperti BRI Melati Pendapatan Utama, Schroder USD Bond Fund, dan Ashmore Dana Obligasi Nusantara menawarkan stabilitas dalam investasi menengah.

♦ Reksa Dana Campuran: Produk seperti BRI Anggrek Fleksibel dan Schroder Dana Kombinasi memberikan diversifikasi optimal bagi investor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Run for Independence...
Run for Independence Day 81 Akan Digelar, MNC Life Berikan Perlindungan Jiwa bagi Seluruh Peserta
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Rekomendasi
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved