Terungkap Penyebab BP Danantara Belum Juga Diluncurkan, Wamenkeu Angkat Suara

Rabu, 15 Januari 2025 - 14:43 WIB
loading...
Terungkap Penyebab BP...
Wamenkeu Thomas Djiwandono mengungkapkan, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara belum bisa diluncurkan dalam waktu dekat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan atau Wamenkeu Thomas Djiwandono mengungkapkan, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara ( BPI Danantara ) belum bisa diluncurkan dalam waktu dekat. Hal ini dikarenakan Pemerintah masih dalam proses penyusunan kerangka regulasi sebagai landasan hukum pembentukan super holding BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

Dikatakan Thomas, karena program ini tidak hanya sekedar penggabungan aset-aset perusahaan negara saja. Baca Juga:Ada Apa dengan Danantara? Belum Juga Diresmikan di Tengah Harapan Tinggi Kerek Investasi

"Pak Presiden merasa bahwa oke kita kelihatannya masih belum (diluncurkan Danantara), regulatory framework-nya harus lebih jelas dan ujungnya eksekusinya harus lebih baik nanti. Januari ini belum (launcing)," ujar Thomas dalam acara Semangat Awal Tahun 2025 di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Thomas menjelaskan, pembentukan super holding BUMN ini bertujuan agar perusahaan negara bisa mendapatkan permodalaan atau kerjasama yang lebih besar dari investor global. "Mungkin kita bisa mencari let's say danantara ini cukup kuat, bisa mencari investor dari apalah Abu Dhabi apalah dari Qatar untuk fokus ke suatu proyek," kata Thomas.

"Jadi misal mereka (Danantara) punya, let's say punya uang seratus, itu dileverage sedemikian rupa dengan mencari investor-investor lain untuk suatu project atau suatu usaha yang sudah jadi. Kira-kira begitu," tambahnya.

Pemerintah berharap, lewat penggabungan perusahaan pelat merah ini Indonesia bisa mendapatkan pembiayaan di sektor hilirisasi dan ekonomi hijau yang butuh pembiayaan cukup besar.

"Jadi pemikirannya sebenarnya itu. Kita seharusnya mencari cara supaya kita pooling kita itu lebih kuat, secara not necessarily just asset base. Tetapi dari segi keuangannya. Nah ini caranya bisa macam-macam untuk supaya itu terjadi," kata Thomas.

Dijelaskan Thomas, tujuan akhir dari penggabungan perusahaan negara itu nantinya akan fokus untuk mengusahaakan hal-hal yang kurang dilirik oleh investor. Sehingga pekerjaan yang punya imbal hasil menarik bisa dikerjakan oleh swasta.

Baca Juga: Belum Juga Diresmikan, Bos Danantara: Tidak Perlu Grusa-grusu

"Pemikiran BUMN yang strategis-strategis tuh tetap hal-hal yang misalnya gini, apakah kalau kita Indonesia mungkin perlu pembibitan untuk pangan misalnya. Pembibitan tuh tidak commercial. Kalau saya dulu di swasta tidak akan melirik, kira-kira ke situ. Nah ini Danantara lebih ke komersialisasi seperti itulah kira-kira," pungkasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Perkuat Rantai Ekonomi...
Perkuat Rantai Ekonomi Kerakyatan, Holding BUMN Danareksa Salurkan Kurban untuk 3.800 Keluarga
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Wamenperin Jajaki Investasi...
Wamenperin Jajaki Investasi di Rusia, dari Nuklir hingga Industri Halal
Intervensi Danantara...
Intervensi Danantara di Industri Ojol Dinilai Berisiko, Begini Penjelasannya
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Rekomendasi
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Berita Terkini
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved