Cara Jual Minyak Jelantah ke Pertamina, Catat Lokasi Penjualannya

Jum'at, 17 Januari 2025 - 14:47 WIB
loading...
Cara Jual Minyak Jelantah...
Cara menjual minyak jelantah ke Pertamina kini menjadi informasi yang banyak dicari masyarakat. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Cara menjual minyak jelantah ke Pertamina kini menjadi informasi yang banyak dicari masyarakat. Terlebih dengan adanya pengumuman jika minyak bekas itu akan dihargai Rp 6.000 per liter.

Ini merupakan program Green Movement UCO yang diusung oleh Pertamina Patra Niaga. Tujuan dari program ini dilaksanakan dalam rangkaian acara MyPertamina Fair Show 2024.

Program pengumpulan minyak jelantah ini hanya dilaksanakan di sejumlah SPBU dan rumah sakit IHC Pertamina di Jabodetabek dan Bandung dari 21 Desember 2024 hingga 20 Maret 2025.

Baca Juga: Program Tukar Minyak Jelantah Berlanjut, PPN Tebar Insentif Saldo

Dilansir dari laman resmi Pertamina, Program Green Movement UCO ini merupakan program pilot project yang akan berlangsung selama setahun kedepan dengan evaluasi berkelanjutan untuk ekspansi ke lokasi lainnya di Indonesia.

Harga minyak jelantah yang dipatok Pertamina dari masyarakat adalah Rp 6.000 per liter. Pengunjung yang menyetorkan minyaknya juga berkesempatan mendapat tambahan e-voucher MyPertamina Rp25.000 untuk 50 peserta beruntung.

Baca Juga: Ubah Minyak Jelantah Jadi Rupiah, Cek Program Pertamina Patra Niaga Ini

Nantinya uang tersebut tidak diberikan secara tunai, melainkan berupa saldo e-wallet. Untuk bisa menjual minyak jelantah ke Pertamina sendiri, terdapat beberapa syarat yang perlu dipahami.

Syarat dan Cara Jual Minyak Jelantah ke Pertamina



- Program Pertamina ini dilaksanakan selama periode 21 Desember 2024 hingga 20 Maret 2025.

- Pengunjung diwajibkan memiliki aplikasi MyPertamina dan telah melakukan registrasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Mengapa Menaikkan HET...
Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
Rekomendasi
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Infografis
AS Jual Sistem Pertahanan...
AS Jual Sistem Pertahanan Udara HAWK Rp2,1 Triliun ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved