Sutarto Kembali Jadi Ketum Perpadi, Tommy Gunawan: Harapan Baru

Jum'at, 17 Januari 2025 - 14:57 WIB
loading...
Sutarto Kembali Jadi...
Musyawarah Nasional (Munas) VI Perpadi (Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras) di Surakarta sepakat memilih Sutarto Alimoeso sebagai Ketua Umum DPP Perpadi periode 2025-2030. FOTO/Masdarul Kh
A A A
SURAKARTA - Musyawarah Nasional (Munas) VI Perpadi (Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras) di Surakarta sepakat memilih Sutarto Alimoeso sebagai Ketua Umum DPP Perpadi periode 2025-2030.

Terpilihnya kembali Sutarto diapresiasi banyak pihak. Salah satunya dari delegasi Provinsi Lampung, Tommy Gunawan. Dia berharap Sutarto terus menjadi inspirator dan penggerak ekonomi di sektor perpadian. Ia merasa bangga bisa berproses di Perpadi. Ia menekankan tentang pentingnya sektor pertanian Padi sebagai fondasi kemakmuran nasional.

Tommy mengatakan pertanian padi merupakan sumber fundamental kemakmuran rakyat. Oleh karena itu, kerja sama antara petani padi, pengusaha penggilingan padi, dan pemerintah sangat dibutuhkan.

"Apa yang sudah terbangun hari ini adalah jembatan emas bagi kemajuan kita bersama. Tinggal bagaimana kita menunaikan tugas suci ini," jelas Tommy kepada media, Jumat (17/1/2025).

Baca Juga: Pengusaha Penggilingan: Masalah Beras Seksi! 90 Persen Politik, Sisanya Dagang

Tommy bergabung dengan Perpadi dilatarbelakangi sejarah kedua orang tuanya yang merupakan pengusaha beras. Tommy melihat kesenjangan ekonomi usaha kecil dan menengah. Tommy pun prihatin semakin menurunnya jumlah penggilingan padi di Lampung.

Tommy dijuluki Si Anak Beras mengapresiasi perhatian Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Zulkifl Hasan yang akan mendorong kemudahan akses perbankan bagi penggilingan padi dalam skala kecil. Menurut Tommy hal tersebut merupakan langkah tepat untuk meningkatkan daya saing di sektor perpadian Indonesia.

Tommy juga menggarisbawahi pentingnya keberlanjutan dalam realisasi janji-janji pemerintah untuk mendukung usaha kecil dan menengah di bidang ini.

"Kami berharap langkah konkret seperti ini bisa segera diwujudkan. Dukungan revitalisasi mesin dan akses kredit akan menjadi fondasi penting untuk memperkuat ekonomi berbasis pertanian dan penggilingan padi di Indonesia," tuturnya.

Tommy menekankan, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan perbankan sangat diperlukan untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh pihak dalam ekosistem beras nasional. Ia percaya dengan kerja sama yang baik, keadilan bagi pelaku usaha kecil akan tercapai. Selain itu, sektor perpadian akan semakin maju.

"Semoga semua proses bisa berjalan lebih cepat dan pesat, terkhusus Bapak Presiden Prabowo Subianto semoga bapak mendengarkan aspirasi kita yang juga senafas dengan program beliau kedaulatan pangan," kata Tommy.

Baca Juga: Prabowo Targetkan Sebelum 4 Tahun Swasembada Pangan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Zulkifli Hasan menyoroti perlunya akses perbankan bagi pelaku usaha penggilingan padi, terutama skala kecil. Menurut Zulhas, mereka kalah bersaing dengan pabrik besar akibat keterbatasan efisiensi mesin.

"Pelaku usaha penggilingan padi kalah efisien dengan pabrik besar karena mesinnya lebih bagus. Ini sudah MoU berkali-kali, tetapi revitalisasi mesin penggilingan masih sulit diwujudkan," ujar Zulhas.

Ia berjanji akan mengawal langsung akses perbankan bagi pelaku usaha skala kecil. Menurut Ketum PAN ini tidak adil jika pabrik kecil kesulitan mendapatkan kredit. Sementara pabrim besar bisa mendapat puluhan triliun.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaga Stabilitas Harga...
Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Beras, Perpadi Ungkap Apa Saja Instrumen Pentingnya
Harta Kekayaan Jusuf...
Harta Kekayaan Jusuf Kalla, Ketua Umum PMI versi Munas
Ketua Umum Kadin Anindya...
Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie Diundang Pelantikan Prabowo-Gibran
Ilham Habibie Kembali...
Ilham Habibie Kembali Pimpin Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia
Pengusaha Penggilingan...
Pengusaha Penggilingan Jamin 1.000 Persen Harga Beras Turun Saat Ramadan
Corsec BRI Agustya Hendy...
Corsec BRI Agustya Hendy Bernadi Terpilih Jadi Ketua Umum Forum Humas BUMN
Dorongan Daerah Menguat,...
Dorongan Daerah Menguat, La Ode Jadi Calon Pertama yang Daftar Caketum Kosgoro 1957
Serikat Pekerja Gelar...
Serikat Pekerja Gelar KLB, Kepengurusan Baru Siap Perkuat Hubungan Industrial
Ma’ruf Amin: Hasil...
Ma’ruf Amin: Hasil Pertemuan Gus Yahya dan Rais Aam Berakhir Damai, Bakal Gelar Muktamar
Rekomendasi
Kapolda Riau Gaungkan...
Kapolda Riau Gaungkan Polisi Penjaga Peradaban di Dies Natalis Ke-80 STIK Polri
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Berita Terkini
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved