Tak Mimpikan Sanksi Barat Dicabut, Rusia Tegaskan Siap Hadapi yang Terburuk

Sabtu, 18 Januari 2025 - 17:15 WIB
loading...
A A A
Menyusul deklarasi penuh invasi Rusia ke Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari 2022, negara-negara Barat seperti Amerika Serikat (AS), Uni Eropa (UE), dan negara-negara Barat lainnya telah memberlakukan atau memperluas sanksi terhadapa Moskow secara signifikan.

Presidne AS Joe Biden di akhir pemerintahannya bahkan memberlakukan paket sanksi terluas sejauh ini yang menargetkan pendapatan minyak dan gas Rusia. Langkah itu diklaim dalam upaya memberi pengaruh kepada Kiev dan tim Presiden Trump untuk mencapai kesepakatan perdamaian di Ukraina.

Sebelumnya, saat masa kampanye pemilihan presiden, Trump menjanjikan bakal menyelesaikan perang Rusia-Ukraina di "hari pertama" dia menjabat sebagai kepala negara. Namun, janji optimistis tersebut dinilai tidak realistis.

Sejumlah penasihat Presiden terpilih Donald Trump seperti dilansir Reuters mengakui bahwa penyelesaian perang di Ukraina akan memakan waktu berbulan-bulan, bahkan lebih lama. Dua rekan Trump, yang telah membahas perang di Ukraina dengan presiden terpilih tersebut, mengatakan kepada Reuters bahwa janji penyelesaian konflik di hari pertama itu sebagai kombinasi dari kegaduhan kampanye dan kurangnya apresiasi terhadap bobot konflik tersebut.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Rekomendasi
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Berita Terkini
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved