PT TKDN, IBC dan Sinoron Kolaborasi Percepat Ekosistem EV di Indonesia
Senin, 20 Januari 2025 - 18:47 WIB
loading...
A
A
A
"Dengan menggabungkan keahlian dan pengalaman PT TKDN dalam sistem teknologi IoT di industri transportasi dan dengan kapabilitas IBC dalam produksi baterai serta Sinoron dalam pengembangan kendaraan listrik (EV), kami yakin dapat menghadirkan solusi mobilitas first-mile to last-mile yang lebih sustainable, ramah lingkungan, dan efisien bagi masyarakat Indonesia," ujar David.
Ia juga menyampaikan komitmen para perusahaan yang menandatangani MoU ini untuk memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Sebagai bentuk sinergi, PT TKDN akan mendapatkan Hak Preferensial sebagai distributor utama untuk mengembangkan jaringan serta armada kendaraan listrik berbasis swap battery yang efisien dan cepat, tidak kurang dari 5.000 unit EV dalam tiga tahun pertama, dan tidak kurang dari 10.000 unit dalam 5 tahun setelah peluncuran unit EV pertama.
"Sistem pendukung lainnya juga dibutuhkan untuk mengakselerasi adopsi kendaraan listrik dengan teknologi baterai swap di Indonesia," papar David.
Baca Juga: Daftar Harga Mobil Listrik Pada Januari 2025, Cek di Sini!
Sementara, Direktur Hubungan Kelembagaan IBC Reynaldi Istanto mengaku antusias dapat berkolaborasi dengan PT TKDN. Menurutnya, kemitraan ini menjadi bagian dari kontribusi IBC dalam mendukung pengembangan pasar kendaraan listrik (BEV) dan battery energy storage (BESS) di Indonesia.
Ia juga menyampaikan komitmen para perusahaan yang menandatangani MoU ini untuk memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Sebagai bentuk sinergi, PT TKDN akan mendapatkan Hak Preferensial sebagai distributor utama untuk mengembangkan jaringan serta armada kendaraan listrik berbasis swap battery yang efisien dan cepat, tidak kurang dari 5.000 unit EV dalam tiga tahun pertama, dan tidak kurang dari 10.000 unit dalam 5 tahun setelah peluncuran unit EV pertama.
"Sistem pendukung lainnya juga dibutuhkan untuk mengakselerasi adopsi kendaraan listrik dengan teknologi baterai swap di Indonesia," papar David.
Baca Juga: Daftar Harga Mobil Listrik Pada Januari 2025, Cek di Sini!
Sementara, Direktur Hubungan Kelembagaan IBC Reynaldi Istanto mengaku antusias dapat berkolaborasi dengan PT TKDN. Menurutnya, kemitraan ini menjadi bagian dari kontribusi IBC dalam mendukung pengembangan pasar kendaraan listrik (BEV) dan battery energy storage (BESS) di Indonesia.
Lihat Juga :