Ogah Salah Sasaran Seperti Subsidi BBM, Erick Thohir Pastikan Vaksin Gratis Hanya untuk 93 Juta Orang
Rabu, 02 September 2020 - 17:03 WIB
loading...
Ilustrasi vaksin corona. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) Erick Thohir mengatakan, vaksin Corona akan segera diluncurkan kepada masyarakat dalam waktu dekat. Nantinya, pemerintah tidak mau beban vaksin Corona bernasib sama seperti BBM subsidi yang bisa dinikmati semua kalangan.
"Kita tidak mau, beban dari keseluruhan ini menjadi beban pemerintah yang selama ini kita selalu berbicara positif-negatif. Ketika kita bicara subsidi listrik 450-900 VA, kita harap jangan salah sasaran. Jangan sampai juga seperti yang subsidi BBM, yang tidak pantas menerima subsidi itu," ujarnya di Jakarta, Rabu (2/9/2020). (Baca juga: Premium dan Pertalite Dihapus, Pemerintah Tetap Harus Subsidi BBM )
Erick mengatakan, pemerintah nantinya hanya akan menanggung biaya vaksin gratis bagi sebanyak 93 juta orang masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Jumlah tersebut diperoleh dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
"Ada vaksin yang bantuan pemerintah melalui BPJS Kesehatan untuk 93 juta orang yang sangat memerlukan. Sangat memerlukan. Jadi kita sangat memastikan itu dibantu program pemerintah. Tapi program mandiri juga kita dilibatkan karena banyak pihak mampu membeli," kata dia. (Baca juga: Menristek Tegaskan Indonesia Butuh 400 Juta Vaksin Corona )
Dia mengajak nantinya asosiasi pengusaha mau mengajak anggotanya untuk menyediakan vaksin gratis bagi karyawan perusahaan. Sehingga vaksinasi Virus Corona tidak menjadi beban bagi keuangan negara.
"Kita tidak mau, beban dari keseluruhan ini menjadi beban pemerintah yang selama ini kita selalu berbicara positif-negatif. Ketika kita bicara subsidi listrik 450-900 VA, kita harap jangan salah sasaran. Jangan sampai juga seperti yang subsidi BBM, yang tidak pantas menerima subsidi itu," ujarnya di Jakarta, Rabu (2/9/2020). (Baca juga: Premium dan Pertalite Dihapus, Pemerintah Tetap Harus Subsidi BBM )
Erick mengatakan, pemerintah nantinya hanya akan menanggung biaya vaksin gratis bagi sebanyak 93 juta orang masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Jumlah tersebut diperoleh dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
"Ada vaksin yang bantuan pemerintah melalui BPJS Kesehatan untuk 93 juta orang yang sangat memerlukan. Sangat memerlukan. Jadi kita sangat memastikan itu dibantu program pemerintah. Tapi program mandiri juga kita dilibatkan karena banyak pihak mampu membeli," kata dia. (Baca juga: Menristek Tegaskan Indonesia Butuh 400 Juta Vaksin Corona )
Dia mengajak nantinya asosiasi pengusaha mau mengajak anggotanya untuk menyediakan vaksin gratis bagi karyawan perusahaan. Sehingga vaksinasi Virus Corona tidak menjadi beban bagi keuangan negara.
Lihat Juga :