Pakar Dorong Konsep THR Turunkan Prevalensi Perokok di Indonesia
Sabtu, 25 Januari 2025 - 09:53 WIB
loading...
Konsep THR diyakini mampu mengurangi prevalensi perokok di Indonesia. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pakar kesehatan global mendorong penerapan konsep pengurangan risiko tembakau (tobacco harm reduction/THR) untuk mengurangi prevalensi perokok dan menyelamatkan jutaan nyawa di masa depan.
"Itu mereka ungkap melalui organisasi kesehatan global, Global Health Consults dengan menerbitkan laporan penyelamatan jiwa (lives saved report)," ujar Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad) Assoc. Prof. Ronny Lesmana yang turut berkontribusi pada laporan tersebut, dalam keterangan tertulis pada Sabtu (25/1/2025).
Baca Juga: DPR Usul Anggaran Makan Bergizi Gratis Pakai Dana Cukai Rokok
Menurut dia penerapan THR di negara-negara berpendapatan tinggi seperti Swedia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat telah membantu jutaan orang beralih dari rokok ke alternatif yang lebih rendah risiko.
"Pengguna THR di negara-negara ini sudah sadar akan dampak dan manfaat THR dalam membantu mereka berhenti merokok," katanya.
"Itu mereka ungkap melalui organisasi kesehatan global, Global Health Consults dengan menerbitkan laporan penyelamatan jiwa (lives saved report)," ujar Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad) Assoc. Prof. Ronny Lesmana yang turut berkontribusi pada laporan tersebut, dalam keterangan tertulis pada Sabtu (25/1/2025).
Baca Juga: DPR Usul Anggaran Makan Bergizi Gratis Pakai Dana Cukai Rokok
Menurut dia penerapan THR di negara-negara berpendapatan tinggi seperti Swedia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat telah membantu jutaan orang beralih dari rokok ke alternatif yang lebih rendah risiko.
"Pengguna THR di negara-negara ini sudah sadar akan dampak dan manfaat THR dalam membantu mereka berhenti merokok," katanya.
Lihat Juga :