Sudah Ada PEI, Pelaku Pasar Modal Tak Perlu Cemas Kekurangan Duit
Rabu, 02 September 2020 - 17:53 WIB
loading...
A
A
A
"Tentunya dengan adanya target peningkatan transaksi harian oleh BEI kehadiran PEI ini terbukti dapat berpotensi meningkatkan pembiayaan perusahaan tersebut," kata dia.
Dengan perkembangan PEI yang positif di tengah kondisi ekonomi saat ini ternyata tidak menyurutkan peluang kerja sama dengan mitra asing untuk berpartisipasi aktif dalam perkembangan industri pasar modal Indonesia.
"Setelah peningkatan modal disetor menjadi Rp500 miliar oleh pemegang saham pada Desember 2019 yang lalu, pada momen Hari Ulang Tahun ke-43 Pasar Modal Indonesia di bulan Agustus, OJK melalui SRO selaku pemegang saham PEI, telah menyetujui rencana investasi Japan Securities Finance Co., Ltd (JSF) sebagai pemegang saham PEI dengan nilai investasi sebesar Rp55,55 miliar atau sebesar 10% dari total modal disetor perusahaan," ucapnya.
Terhitung sejak PEI beroperasional secara penuh pada Oktober 2019, PEI telah menandatangani perjanjian penyediaan fasilitas pendanaan transaksi marjin kepada 14 anggota bursa (AB). Di antaranya adalah dengan MNC Sekuritas, Valbury Sekuritas, Lotus Andalan Sekuritas, dan Danareksa Sekuritas. ( Baca juga:UU Mahkamah Konstitusi Hanya Akan Lahirkan Demokrasi Semu )
Total pendanaan yang telah disalurkan mencapai Rp350 miliar per akhir Juli 2020. Untuk mendukung peningkatan kualitas kredit di pasar modal, PEI juga telah menjadi anggota Pefindo Biro Kredit (PBK), dan terus berkontribusi aktif dalam menjaga kualitas pendanaan di sektor pasar modal.
Dengan perkembangan PEI yang positif di tengah kondisi ekonomi saat ini ternyata tidak menyurutkan peluang kerja sama dengan mitra asing untuk berpartisipasi aktif dalam perkembangan industri pasar modal Indonesia.
"Setelah peningkatan modal disetor menjadi Rp500 miliar oleh pemegang saham pada Desember 2019 yang lalu, pada momen Hari Ulang Tahun ke-43 Pasar Modal Indonesia di bulan Agustus, OJK melalui SRO selaku pemegang saham PEI, telah menyetujui rencana investasi Japan Securities Finance Co., Ltd (JSF) sebagai pemegang saham PEI dengan nilai investasi sebesar Rp55,55 miliar atau sebesar 10% dari total modal disetor perusahaan," ucapnya.
Terhitung sejak PEI beroperasional secara penuh pada Oktober 2019, PEI telah menandatangani perjanjian penyediaan fasilitas pendanaan transaksi marjin kepada 14 anggota bursa (AB). Di antaranya adalah dengan MNC Sekuritas, Valbury Sekuritas, Lotus Andalan Sekuritas, dan Danareksa Sekuritas. ( Baca juga:UU Mahkamah Konstitusi Hanya Akan Lahirkan Demokrasi Semu )
Total pendanaan yang telah disalurkan mencapai Rp350 miliar per akhir Juli 2020. Untuk mendukung peningkatan kualitas kredit di pasar modal, PEI juga telah menjadi anggota Pefindo Biro Kredit (PBK), dan terus berkontribusi aktif dalam menjaga kualitas pendanaan di sektor pasar modal.
(uka)
Lihat Juga :