Buwas Ancam Karyawan Bulog yang Berani Main-main dengan Beras Bansos

Rabu, 02 September 2020 - 17:57 WIB
loading...
Buwas Ancam Karyawan...
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso atau yang biasa disapa Buwas melontarkan ancaman bagi anak buahnya yang berani bermain di balik bantuan sosial bagi 10 juta KPM-PKH. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengancam akan memecat para pejabat atau karyawan Perum Bulog bila ketahuan 'bermain' di balik bantuan sosial bagi 10 juta keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM-PKH). Lelaki yang akrab disapa Buwas itu menegaskan, komitmen Perum Bulog sudah dibangun bersama dengan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tiga bulan lalu sebelum program KPM-PKH diresmikan hari ini.

Dia bilang, bila ada oknum baik di pusat hingga daerah yang kedapatan melakukan sesuatu di luar ketentuan maka akan dipecat. "Kalau nanti di daerah ada oknum saya yang bermain-main saya pecat. Kita sudah bangun komitmen itu sejak tiga bulan lalu," ujar Budi, saat membuka acara peluncuran Program Bantuan Sosial Beras bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19, Jakarta, Rabu (2/9/2020).

(Baca Juga: Amankan Urusan Perut, Bansos Beras Ngucur ke 10 Juta Keluarga Terdampak Covid-19 )

Sementara itu Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara menyebut dalam pelaksanaan program sosial baru ini, pihaknya mengikutsertakan sejumlah lembaga baik internal seperti Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan lembaga eksternal lain seperti, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepolisian, dan Kejaksaan.

Karena itu kata dia, pihaknya menjamin tidak ada tindakan korupsi maupun hal lainnya yang tidak sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bila ada tindakan demikian, pihaknya akan secepatnya mengambil tindakan tegas.

"Tidak ada permainan yang aneh-aneh, ini pun sudah sesuai dengan prosedur yang diarahkan Pak Presiden, dan semuanya mengikuti mengawasi baik lembaga internal seperti BPKP maupun eksternal seperti KPK, BPK, Kepolisian, Kejaksaan dan semua. Kita ini bekerja secara bersama, tak ada yang ngumpet-ngumpet jika melakukan hal yang aneh-aneh, itu gampang sekali bisa terdeteksi," paparnya.

(Baca Juga: Buwas Sebut Tidak Perlu Terlalu Risau dengan Ancaman Krisis Pangan )

Untuk diketahui, Kementerian Sosial menggandeng Perum Bulog mendistribusikan Beras Bansos kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di seluruh Indonesia. Setiap KPM akan menerima 15 kg beras selama tiga bulan sejak Agustus hingga Oktober 2020 sebagai upaya mengurangi beban pengeluaran KPM PKH di masa pandemi.

Buwas mengutarakan, Bulog telah mempersiapkan program tersebut sejak tiga bulan lalu dan mengantisipasi kemungkinan kerusakan beras. Ia pun menjamin beras yang didistribusikan kepada KPM PKH tersebut dalam kondisi baik karena setiap beras yang keluar dari Bulog harus melalui proses mesin rice to rice atau mesin pembersih beras.

"Kami bangun rice to rice di seluruh Indonesia. Jadi tidak ada alasan beras Bulog itu tidak baik, kecuali ada oknum yang bermain," katanya. Dengan diluncurkannya bansos beras ini, kata Buwas, artinya bukan hanya penerima bansos, tapi juga petani yang lega.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Bantuan Pangan Mulai...
Bantuan Pangan Mulai Disalurkan ke 33 Juta Penerima! Beras 10 Kg, Minyak Goreng 2 Liter
Stok Beras dan Minyak...
Stok Beras dan Minyak Goreng Dijamin Aman Sampai Akhir Tahun 2026
Dirut Bulog Sidak Keliling...
Dirut Bulog Sidak Keliling di Semarang, Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Aman
Bulog Pasok Kebutuhan...
Bulog Pasok Kebutuhan Beras 215.000 Jamaah Haji Indonesia 2026
Revisi UU Pangan, Bapanas...
Revisi UU Pangan, Bapanas Bakal Dibubarkan Dilebur ke Bulog
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
Prabowo Sidak ke Gudang...
Prabowo Sidak ke Gudang Bulog Magelang, Pastikan Stok Aman dan Distribusi Tepat Sasaran
3.680 Ton Beras Disiapkan...
3.680 Ton Beras Disiapkan untuk Pengungsi Korban Banjir dan Longsor di Aceh
Rekomendasi
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Berita Terkini
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved