Sering Umbar Ancaman, Trump Justru Memicu Keinginan Dedolarisasi
Minggu, 26 Januari 2025 - 18:30 WIB
loading...
Ancaman-ancaman Presiden AS Donald Trump dinilai makin memperkuat tekad BRICS dan negara lain untuk dedolarisasi. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Aliansi BRICS yang selama tiga tahun terakhir gencar mendorong upaya dedolarisasi belakangan dihadapkan pada ancaman keras yang dilontarkan Presiden AS Donald Trump. Sejumlah ekonom menilai sikap Trump tersebut justru bakal memperkuat tekad BRICS dan negara lainnya untuk meninggalkan dolar.
Seperti diketahui, upaya BRICS mengurangi peran dolar selama ini bukan tanpa manfaat atau pembenaran. Para ahli telah menyebut, dolar AS sudah over value dalam beberapa bulan terakhir. Selain itu, sanksi-sanksi yang melibatkan dolar sebagai senjata juga mencetuskan perlawanan terhadap mata uang paling kuat di dunia tersebut.
Baca Juga: Trump Tebar Ancaman ke Negara-negara BRICS: Tarif 100% Jika Lanjutkan Dedolarisasi
Amerika Serikat baru-baru ini telah menyampaikan sesuatu tentang upaya tersebut. Donald Trump yang baru dilantik telah menyuarakan ancaman tarif untuk melawan dedolarisasi. Namun, ancaman tarif tersebut dinilai justru dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.
Secara khusus, ketika Trump menargetkan upaya BRICS, para ekonom telah memperingatkan bahwa ancaman yang dilontarkannya justru dapat menjadi pendorong terbesar bagi dedolarisasi.
Seperti diketahui, upaya BRICS mengurangi peran dolar selama ini bukan tanpa manfaat atau pembenaran. Para ahli telah menyebut, dolar AS sudah over value dalam beberapa bulan terakhir. Selain itu, sanksi-sanksi yang melibatkan dolar sebagai senjata juga mencetuskan perlawanan terhadap mata uang paling kuat di dunia tersebut.
Baca Juga: Trump Tebar Ancaman ke Negara-negara BRICS: Tarif 100% Jika Lanjutkan Dedolarisasi
Amerika Serikat baru-baru ini telah menyampaikan sesuatu tentang upaya tersebut. Donald Trump yang baru dilantik telah menyuarakan ancaman tarif untuk melawan dedolarisasi. Namun, ancaman tarif tersebut dinilai justru dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.
Secara khusus, ketika Trump menargetkan upaya BRICS, para ekonom telah memperingatkan bahwa ancaman yang dilontarkannya justru dapat menjadi pendorong terbesar bagi dedolarisasi.
Lihat Juga :