Indonesia-India Teken MoU Kerja Sama di Industri Reksa Dana

Minggu, 26 Januari 2025 - 19:44 WIB
loading...
Indonesia-India Teken...
India dan Indonesia sepakat memperkuat kerja sama di bidang keuangan. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Bertepatan dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke New Delhi, India, kedua negara memutuskan untuk memperkuat kemitraan sektor keuangan mereka. Pada hari Sabtu, Asosiasi Reksa Dana India (AMFI) dan Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII), menandatangani Nota Kesepahaman untuk memperkuat hubungan bilateral dan meningkatkan kerja sama antara industri reksa dana India dan Indonesia.

Mengutip The Economic Times, nota Kesepahaman tersebut ditandatangani dan dipertukarkan antara Navneet Munot, Ketua AMFI dan Hanif Mantiq, Ketua AMII dan CEO Star AM.

Baca Juga: Jadi Tamu Utama di Hari Republik India, Prabowo: Ini Sungguh Kehormatan Besar

Per 31 Desember 2024, industri Reksa Dana India mengelola aset senilai £66,93 triliun (sekitar USD797,87 miliar), peningkatan signifikan dari £10,51 triliun pada Desember 2014. Jumlah akun investor individu, atau folio, telah tumbuh dari sekitar 40 juta pada Desember 2014 menjadi 225 juta pada Desember 2024, yang mencerminkan peningkatan kepercayaan publik dan literasi keuangan.

Pengalaman dan keberhasilan India dalam mengembangkan industri reksa dananya memberikan peluang untuk mendukung visi utama Perdana Menteri lainnya – memposisikan India sebagai suara Global Selatan. Dengan berbagi pembelajarannya, India dapat membantu negara-negara berkembang dalam mengembangkan sektor manajemen aset mereka, yang pada gilirannya dapat menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Utusan India untuk Indonesia Sandeep Chakraborty memainkan peran penting dalam memperkuat kemitraan ini.

Baca Juga: Indonesia-India Sepakati Penyelesaian Isu Teknis untuk Dorong Perdagangan

Kolaborasi India dengan Indonesia sejalan dengan visi Viksit Bharat 2047 yang ditetapkan oleh Perdana Menteri Modi dan tujuan Indonesia untuk mencapai ekonomi maju pada tahun 2045, yang menandai 100 tahun kemerdekaan. Visi yang dikenal sebagai Visi Indonesia Emas 2045, bertujuan agar Indonesia menjadi negara yang berdaulat, maju, adil, dan makmur pada usianya yang ke-100 tahun pada tahun 2045. Industri pasar modal dan manajemen aset yang kuat akan memainkan peran penting dalam mencapai tonggak sejarah ini.

Secara historis, India melihat ke Global Utara untuk mendapatkan arahan dalam pengembangan pasar modal. Namun, melalui kolaborasi strategis ini, India membalikkan tren ini, memposisikan dirinya sebagai pemimpin dalam pertumbuhan sektor keuangan di Global Selatan. Pelaksanaan Nota Kesepahaman yang sukses akan menjadikan India sebagai sumber daya utama bagi negara-negara berkembang yang ingin mengembangkan pasar modal mereka dan mencapai kemajuan ekonomi yang berkelanjutan, kata sumber tersebut.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Rekomendasi
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Berita Terkini
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Poles 1.920 SPBU Melalui Program Retail Make Over
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Dukung Program 3 Juta...
Dukung Program 3 Juta Rumah, Infiniti Land dan UI Jalin Kolaborasi
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved