Gabung Jadi Negara Mitra BRICS, Nigeria Pede Bisa Kerek Ekonomi
Selasa, 28 Januari 2025 - 20:52 WIB
loading...
Aksesi Nigeria belum lama ini ke BRICS sebagai negara mitra diyakini menjadi langkah besar menuju kebangkitan ekonomi dan mengurangi pengaruh Barat. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Aksesi Nigeria belum lama ini ke BRICS sebagai negara mitra diyakini menjadi langkah besar menuju kebangkitan ekonomi dan mengurangi pengaruh Barat. Hal ini disampaikan oleh Ketua dewan penasihat perdagangan dan investasi Nigeria-Rusia, Emmanuel Chukwuka Johnson kepada RT.
Johnson mengatakan, tantangan ekonomi yang sedang dihadapi Nigeria tidak cukup hanya dengan solusi konvensional, dan bergabung bersama BRICS menawarkan peluang menjanjikan. Di sisi lain Nigeria sebagai ekonomi terbesar keempat di Afrika dan negara terpadat keenam di dunia dengan lebih dari 228 juta orang, bakal menambah kekuatan dan pengaruh BRICS di kancah global.
Baca Juga: 3 Harta Karun Mineral Nigeria, Anggota BRICS Terbaru di 2025
"BRICS adalah klub teman-teman sejati, klub rekan-rekan yang berusaha untuk berjuang melawan pengaruh Barat – Nigeria menjadi korban dari apa yang telah dihasilkan oleh kebijakan Barat. Jadi BRICS memberikan kesempatan bagi Nigeria. Untuk menghidupkan kembali ekonomi kita, BRICS menawarkan solusi," jelasnya.
Membahas manfaat kemitraan dengan BRICS, Johnson menekankan potensi Nigeria untuk mendapatkan suara global yang lebih kuat. BRICS memberi Nigeria "kesempatan untuk menyuarakan keprihatinannya sendiri dan memberikan kontribusi nyata bagi politik global," katanya.
Johnson juga mengomentari implikasi ekspansi BRICS yang lebih luas, dengan menyatakan bahwa kelompok tersebut menawarkan negara-negara Afrika "kebebasan nyata yang mereka inginkan, kebebasan untuk berinteraksi dengan siapa pun yang mereka inginkan, kemudian untuk membangun ekonomi mereka sendiri dan kemudian mengembangkan negara mereka sendiri."
Ketika ditanya bagaimana negara-negara Afrika dapat memanfaatkan peluang di dalam BRICS, Johnson menyoroti potensi untuk meningkatkan perdagangan dan "memiliki perdagangan dalam mata uang mereka sendiri, tidak bergantung pada mata uang tunggal yang dapat digunakan sebagai senjata."
Johnson mengatakan, tantangan ekonomi yang sedang dihadapi Nigeria tidak cukup hanya dengan solusi konvensional, dan bergabung bersama BRICS menawarkan peluang menjanjikan. Di sisi lain Nigeria sebagai ekonomi terbesar keempat di Afrika dan negara terpadat keenam di dunia dengan lebih dari 228 juta orang, bakal menambah kekuatan dan pengaruh BRICS di kancah global.
Baca Juga: 3 Harta Karun Mineral Nigeria, Anggota BRICS Terbaru di 2025
"BRICS adalah klub teman-teman sejati, klub rekan-rekan yang berusaha untuk berjuang melawan pengaruh Barat – Nigeria menjadi korban dari apa yang telah dihasilkan oleh kebijakan Barat. Jadi BRICS memberikan kesempatan bagi Nigeria. Untuk menghidupkan kembali ekonomi kita, BRICS menawarkan solusi," jelasnya.
Membahas manfaat kemitraan dengan BRICS, Johnson menekankan potensi Nigeria untuk mendapatkan suara global yang lebih kuat. BRICS memberi Nigeria "kesempatan untuk menyuarakan keprihatinannya sendiri dan memberikan kontribusi nyata bagi politik global," katanya.
Johnson juga mengomentari implikasi ekspansi BRICS yang lebih luas, dengan menyatakan bahwa kelompok tersebut menawarkan negara-negara Afrika "kebebasan nyata yang mereka inginkan, kebebasan untuk berinteraksi dengan siapa pun yang mereka inginkan, kemudian untuk membangun ekonomi mereka sendiri dan kemudian mengembangkan negara mereka sendiri."
Ketika ditanya bagaimana negara-negara Afrika dapat memanfaatkan peluang di dalam BRICS, Johnson menyoroti potensi untuk meningkatkan perdagangan dan "memiliki perdagangan dalam mata uang mereka sendiri, tidak bergantung pada mata uang tunggal yang dapat digunakan sebagai senjata."
Lihat Juga :