Kinerja Moncer, IPCC Dukung Pemerintah Bangun Ekosistem Hilirisasi Pertambangan
Selasa, 21 Januari 2025 - 14:31 WIB
loading...
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk mencatatkan pertumbuhan kenaikan jumlah cargo yang ditangani hingga 15 persen secara year on year (YoY), yaitu mencapai 1.057.831 unit selama 2024. (Foto dok IPCC)
A
A
A
JAKARTA - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC) mencatatkan pertumbuhan kenaikan jumlah cargo yang ditangani hingga 15 persen secara year on year (YoY), yaitu mencapai 1.057.831 unit selama 2024. Jumlah kunjungan kapal yang dilayani oleh perusahaan yang merupakan bagian dari Pelindo Group tersebut, juga meningkat 42 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai total 2.978 Call.
Pencapaian ini merupakan buah manis dari berbagai transformasi yang dilakukan Perusahaan baik pada sisi SDM, digitalisasi sistem operasi dan integrasi layanan keuangan berbasis ERP pada tahun 2024.
Khusus untuk penanganan cargo jenis truk/bus, IPCC berhasil menangani 174.609 unit selama 2024, tumbuh 69,21 persen YoY. Pertumbuhan ini juga mencerminkan tingginya kebutuhan akan sektor transportasi massal skala nasional, serta untuk mendukung program pemerintah dalam membangun ekosistem hilirisasi pertambangan salah satunya impor truk, baik berbasis bahan bakar fosil maupun berbasis listrik yang ramah lingkungan.
Sementara itu, untuk cargo CBU, IPCC juga dapat mencatatkan kinerja positif di tengah menurunnya angka penjualan mobil dalam negeri tahun 2024. Sepanjang 2024, IPCC berhasil menangani cargo CBU sebanyak 856.870 unit atau meningkat 7,49 persen secara YoY.
Dari jumlah tersebut, 22.000 Unit di antaranya merupakan CBU Electriv Vehicle (EV) dengan 3 brand terbanyak yaitu BYD, VINFAST dan AION.
Pencapaian ini merupakan buah manis dari berbagai transformasi yang dilakukan Perusahaan baik pada sisi SDM, digitalisasi sistem operasi dan integrasi layanan keuangan berbasis ERP pada tahun 2024.
Khusus untuk penanganan cargo jenis truk/bus, IPCC berhasil menangani 174.609 unit selama 2024, tumbuh 69,21 persen YoY. Pertumbuhan ini juga mencerminkan tingginya kebutuhan akan sektor transportasi massal skala nasional, serta untuk mendukung program pemerintah dalam membangun ekosistem hilirisasi pertambangan salah satunya impor truk, baik berbasis bahan bakar fosil maupun berbasis listrik yang ramah lingkungan.
Sementara itu, untuk cargo CBU, IPCC juga dapat mencatatkan kinerja positif di tengah menurunnya angka penjualan mobil dalam negeri tahun 2024. Sepanjang 2024, IPCC berhasil menangani cargo CBU sebanyak 856.870 unit atau meningkat 7,49 persen secara YoY.
Dari jumlah tersebut, 22.000 Unit di antaranya merupakan CBU Electriv Vehicle (EV) dengan 3 brand terbanyak yaitu BYD, VINFAST dan AION.
Lihat Juga :