LPG 3 Kg Dilarang Dijual Eceran, Begini Respons Pemilik Warung

Sabtu, 01 Februari 2025 - 18:27 WIB
loading...
LPG 3 Kg Dilarang Dijual...
Pemilik warung tak keberatan dengan kebijakan baru larangan menjual LPG 3 kg secara eceran asalkan status mereka diubah jadi pangkalan. FOTO/Tangguh Yudha
A A A
JAKARTA - Pemerintah resmi melarang penjualan LPG 3 kg secara eceran di warung -warung mulai hari ini, Sabtu (1/2/2025). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan, kebijakan ini diambil dalam rangka menata penjualan LPG sehingga harga jualnya di lapangan sesuai dengan harga yang telah ditetapkan.

Berdasarkan kebijakan tersebut, LPG 3 kg hanya bisa dijual di pangkalan yang terdata. Para pemilik warung yang selama ini menjual LPG 3 kg kini harus mengajukan diri untuk menjadi pangkalan LPG 3 kg resmi ke Pertamina. Pengajuan bisa dilakukan lewat One Single Submission (OSS) untuk mendapatkan nomor induk berusaha (NIB) dengan masa transisi pemberlakuan kebijakan berlangsung selama 1 bulan hingga Maret.

Baca Juga: Mulai Hari Ini LPG 3 Kg Tidak Boleh Lagi Dijual di Warung

Sementara itu, dari pantauan SINDOnews di lapangan, sejumlah pemilik warung mengaku belum mendapat sosialisasi terkait kebijakan baru itu. Namun, secara umum mereka menerima kebijakan pemerintah tersebut lantaran menilai hal itu dapat menghindari persaingan tidak sehat.

Salah satunya adalah pemilik warung bernama Rizal yang berlokasi di Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dia menilai langkah pemerintah tepat karena memang saat ini harga LPG 3 kg cenderung berbeda-beda. "Belum (dapat sosialisasi). Tapi menurut saya sih bagus kalau begitu, jadi harganya rata, soalnya masing-masing warung punya harga yang berbeda. Kalau memang dari pemerintah bikin kebijakan itu saya setuju," katanya saat diwawancarai.

Baca Juga: Iran Akan Perang Habis-habisan jika Israel dan AS Serang Pangkalan Nuklir

Kendati demikian, Rizal memberikan catatan bahwa pemerintah harus memastikan pemilik warung tidak dipersulit dalam proses pengajuan status sebagai pangkalan. Dia juga berharap pemerintah menjamin bahwa para pemilik warung yang kelak menjadi pangkalan mendapat pasokan LPG 3 kg secara jelas. "Asal jangan dipersulit dalam prosesnya sih saya setuju, takutnya di lapangan nanti prosesnya di persulit, dan gasnya pun sulit didapetin. Kalau pemerintah nyanggupin ya boleh aja," cetusnya.

Hal senada juga diungkap pemilik warung bernama Karim yang berlokasi di Jagakarsa. Menurutnya, upaya pemerintah menyamakan harga LPG 3 kg di lapangan patut didukung. Namun, dirinya berharap jangan sampai nanti setelah diseragamkan harga LPG 3 kg malah menjadi lebih tinggi.

"Setuju kalau memang niatnya untuk menyamakan harga. Asalkan jangan sampai nanti pas rencana itu sudah efektif, harga malah naik. Jadi sama aja bohong," ujarnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5,8 Juta Tabung LPG...
5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg Perkuat Pasokan selama Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tegaskan Komitmen Pengawasan Distribusi BBM di Jambi
Pangkas Beban Fiskal,...
Pangkas Beban Fiskal, Konversi LPG ke CNG Digadang-gadang Bisa Hemat Rp137 Triliun
Bahlil Buka Opsi LPG...
Bahlil Buka Opsi LPG 3 Kg Diganti CNG, Masuk Tahap Uji Coba
Perkuat Pasokan BBM,...
Perkuat Pasokan BBM, Pertamina Patra Niaga Optimalkan Tanker Produksi Dalam Negeri
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tegaskan Informasi Pendaftaran Pangkalan LPG Berbayar Hoaks
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Banggar DPR Usul Pembelian...
Banggar DPR Usul Pembelian Gas Elpiji 3 Kg Pakai Sidik Jari atau Retina Mata
Minimarket, Warung,...
Minimarket, Warung, dan Emosi yang Perlu Didisiplinkan
Rekomendasi
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
3 Hal yang Dilarang...
3 Hal yang Dilarang di Masa Tenang Pemilu, Berikut Sanksinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved