Batas Maksimal Pembelian Token Listrik Diskon 50% di Februari, Sebulan Bisa Berapa Kali?

Minggu, 02 Februari 2025 - 09:18 WIB
loading...
Batas Maksimal Pembelian...
Diskon tarif listrik sebesar 50% bagi pelanggan PLN akan berlanjut di Februari 2025. Petugas PLN sedang mengecek meteran listrik di rumah pelanggan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Diskon tarif listrik sebesar 50% bagi para pelanggan PLN berlanjut hingga Februari 2025. Pemberian diskon untuk tarif listrik diperuntukkan bagi pelanggan dengan daya 450 volt ampere (VA) hingga 2.200 VA.

Pelanggan prabayar diskon tarif listrik dapat diperoleh dengan melakukan pembelian token listrik. Sementara, pengguna pascabayar potongan harga secara otomatis dilakukan pada saat pembayaran abondemen periode Januari-Februari.

Bagi pelanggan prabayar, diskon ini akan langsung mempengaruhi jumlah token listrik yang diperoleh. Meski demikian, ada batasan maksimal pembelian token listrik yang dapat dilakukan berdasarkan daya terpasang pelanggan.

Baca Juga: Diskon Tarif Listrik 50% Jadi Lanjut di Februari-Maret 2025? Ini Penjelasannya

Berikut batas maksimal pembelian token listrik diskon 50% di Februari:


1. Pelanggan Daya 450 VA

-Maksimal pembelian token: 324 kWh
-Harga listrik per kWh: Rp 415
-Total maksimal pembelian: Rp 134.460
-Diskon maksimal: Rp 67.230

2. Pelanggan Daya 900 VA

-Maksimal pembelian token: 648 kWh
-Harga listrik per kWh: Rp 1.352
-Total maksimal pembelian: Rp 876.096
-Diskon maksimal: Rp 438.048

3. Pelanggan Daya 1.300 VA

-Maksimal pembelian token: 936 kWh
-Harga listrik per kWh: Rp 1.447
-Total maksimal pembelian: Rp 1,35 juta
-Diskon maksimal: Rp 676.119

4. Pelanggan Daya 2.200 VA

-Maksimal pembelian token: 1.584 kWh
-Harga listrik per kWh: Rp 1.445
-Total maksimal pembelian: Rp 2,28 juta
-Diskon maksimal: Rp 1,14 juta

Baca Juga: Diskon Tarif Listrik 50% Lanjut di Februari, Sisa kWh Januari Hangus?

Lantas, berapa kali pelanggan bisa membeli token diskon tarif listrik di Februari? Menurut Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo pembelian token listrik diskon 50% bisa dilakukan kapan saja sesuai periode bulan yang telah ditentukan, yaitu 1 Januari- 28 Februari 2025.

"Kami memastikan dengan sistem layanan yang sudah terdigitalisasi, pelanggan dapat dengan mudah menikmati program ini tanpa perlu ada proses registrasi maupun mekanisme berbelit," ujar Darmawan Prasodjo.

Berikut cara beli token listrik diskon 50% di Februari:


PLN Mobile

1. Buka aplikasi PLN mobile yang sudah terpasang di ponsel. Pilih menu "Kelistrikan".

2. Masukkan nomor ID pelanggan atau nomor meter.

3. Jika belum terdaftar, pilih fitur "token dan pembayaran".

4. Pilih nomor ID pelanggan atau nomor meter, lalu tekan "beli token"

5. Tentukan nominal token yang ingin dibeli dan klik "beli"

6. Pilih metode pembayaran dan lakukan pembayaran

7. Setelah pembayaran selesai, klik "Lihat transaksi saya" untuk melihat nomor token listrik yang dapat dimasukkan ke meteran listrik.

Mobile Banking

1. Buka aplikasi mobile banking yang Anda miliki.

2. Pilih menu transaksi lainnya yang ingin dipilih. Pilih voucher isi ulang.

3. Lalu, klik pada Lainnya.

4. Pilih PLN Prepaid.

5. Masukkan nomor ID pelanggan Anda.

6. Pilih nominal dan lakukan pembayaran.

Minimarket

1. Kunjungi minimarket terdekat.

2. Berikan nomor ID pelanggan kepada kasir.

3. Sebutkan jumlah nominal token listrik yang ingin dibeli.

4. Lakukan pembayaran sesuai dengan nominal yang disebutkan.

5. Setelah melakukan pembayaran, kasir akan memberikan token listrik berupa 20 digit yang dapat dimasukkan ke meteran listrik.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Hari Keempat PRJ 2026...
Hari Keempat PRJ 2026 Padat Pengunjung, Area Kuliner Paling Ramai
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Rekomendasi
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Terluka saat Hadang...
Terluka saat Hadang Eksekusi Hotel Sultan, Kivlan Zen: Darah Saya untuk Perjuangan
Berita Terkini
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
IHSG Berakhir di Zona...
IHSG Berakhir di Zona Merah Sentuh 6.172, Transaksi Bursa Cetak Rp17,8 Triliun
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Infografis
9 Madrasah Terbaik di...
9 Madrasah Terbaik di Indonesia 2025, Cek Sekolahmu Nomor Berapa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved