alexametrics

Kemendag: Impor Ikan dari China Tidak Dilarang

loading...
Kemendag: Impor Ikan dari China Tidak Dilarang
Gedung Kementerian Perdagangan. Foto/Dok.Kemendag
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan impor ikan dari China bukan termasuk komoditas yang dilarang pemerintah. Hal ini terkait dengan kebijakan pelarangan impor binatang hidup (live animal) dari China.

Pemerintah menetapkan pelarangan impor tersebut, sebagai upaya mencegah penyebaran virus korona atau kini disebut covid-19. Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 10 Tahun 2020 Tentang Larangan Sementara Impor Binatang Hidup dari Republik Rakyat China.

"Jadi yang dilarang binatang hidup, tapi tidak termasuk produk ikan, karena tidak dikategorikan sebagai carrier (pembawa virus covid-19)," ujar Sektretaris Jenderal Kemendag, Oke Nurwan di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (13/2/2020).



Dia menjelaskan, dalam beleid tersebut sudah ditetapkan beberapa binatang hidup yang diilarang impor dari China, lantaran masuk dalam kategori pembawa virus atau carrier. Diantaranya kuda, keledai, lembu, babi hidup, biri-biri, kambing, bebek, hingga ayam.

Menurut Oke, pelarangan impor binatang hidup dari Negeri Tirai Bambu menindaklanjuti hasil penelitian ilmiah oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), bahwa transmisi virus covid-19 melalui binatang hidup.

"Ada larangan sementara dari China, terkait impor binatang hidup. Karena ternyata scientific evidence (terbukti secara ilmiah) yang jadi carrier adalah binatang hidup," katanya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak