Layanan Pos AS Berhenti Menerima Paket dari China dan Hong Kong

Rabu, 05 Februari 2025 - 20:58 WIB
loading...
Layanan Pos AS Berhenti...
Layanan Pos AS (US Postal Service/USPS) berhenti menerima paket dari daratan China dan Hong Kong sampai pemberitahuan, sesaat setelah tarif baru Trump. Foto/Dok Reuters
A A A
JAKARTA - Layanan Pos AS (US Postal Service/USPS) mengatakan telah berhenti menerima paket dari daratan China dan Hong Kong sampai pemberitahuan lebih lanjut. Namun pemberhentian layanan USPS itu tidak berpengaruh untuk pengiriman surat, menurut pernyataan resmi perusahaan di situs web resminya.

Sementara itu USPS tidak menerangkan secara rinci terkait alasan di balik keputusan yang diumumkan sesaat setelah Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif tambahan 10% pada semua barang yang diimpor AS dari China.

Baca Juga: China Membalas Tarif Impor AS, Mulai Berlaku 10 Februari 2025

Perintah eksekutif Trump juga menghapus pengecualian yang memungkinkan barang senilai USD800 atau kurang untuk memasuki AS tanpa harus membayar bea atau pajak tertentu.

Apa yang disebut celah pajak de minimis mendapatkan pengawasan ketat dalam beberapa tahun terakhir karena raksasa e-commerce China seperti Shein dan Temu menggunakannya untuk menjangkau jutaan pelanggan AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Rekomendasi
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Berita Terkini
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved