Beli Token Listrik Rp5.000 Diskon 50% Dapat Berapa kWh? Ini Cara Hitungnya

Kamis, 06 Februari 2025 - 20:13 WIB
loading...
Beli Token Listrik Rp5.000...
Diskon tarif listrik sebesar 50% bagi pelanggan PLN akan berlanjut di Februari 2025. Petugas PLN sedang mengecek meteran listrik di rumah pelanggan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Diskon tarif listrik sebesar 50% bagi para pelanggan PLN berlaku selama dua bulan, yakni Januari-Februari 2025. Pemberian diskon tarif listrik diperuntukkan bagi pelanggan dengan daya 450 volt ampere (VA) hingga 2.200 VA. Pelanggan prabayar diskon tarif listrik dapat diperoleh dengan melakukan pembelian token listrik.

Sementara, pengguna pascabayar potongan harga secara otomatis dilakukan pada saat pembayaran abonemen periode Januari-Februari. Token listrik bisa dibeli dengan nominal tertentu mulai dari Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, Rp100.000 hingga Rp1 juta.

Baca Juga: Cara Beli Token Listrik Jam 11 Malam, Apa Untungnya?

Setiap nominal juga memiliki besaran kWh yang berbeda-beda tergantung daya masing-masih rumah. Pertanyaan yang sering muncul di masyarakat di saat ramai diskon 50% ini adalah beli token listrik Rp5.000 dapat berapa kWh
Menjawab pertanyaan tersebut, tarif dasar listrik menjadi patokan pembelian token. Berikut tarif dasar listrik terbaru:

1. Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp415/kWh
2. Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp1.352 per kWh
3. Golongan R-1/TR daya 1.300 VA: Rp1.444,70 per kWh
4. Golongan R-1/TR daya 2.200 VA: Rp1.444,70 per kWh

Beli token listrik diskon 50% Rp5.000 dapat berapa kWh?


Guna mengetahui pembelian token listrik di saat diskon 50% dengan nominal Rp5.000 dapat berapa kWh, pengguna perlu melihat berapa daya yang digunakan pada setiap rumah:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Hari Keempat PRJ 2026...
Hari Keempat PRJ 2026 Padat Pengunjung, Area Kuliner Paling Ramai
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Rekomendasi
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Infografis
Berapa Gaji Guru PPPK...
Berapa Gaji Guru PPPK dan PNS 2025? Ini Rinciannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved