Apakah Efisiensi Anggaran Bakal Menggerus Target Dividen BUMN? Begini Pesan Legislator
Sabtu, 15 Februari 2025 - 18:35 WIB
loading...
A
A
A
"Dulu saya ingat gebrakan Pak Erick pada 2020 melalui core values Akhlak, sebuah kata yang sangat powerfull dan membuat performa dividen meningkat. Masyarakat sekarang rindu, semoga ada gebrakan baru dari Pak Erick," ucap Ismail.
Senada dengan Ismail, Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PKB ,Nasim Khan juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Erick di Kementerian BUMN. Nasim menyebut Erick sebagai menteri yang spektakuler dan berharap kepemimpinannya terus menjadi kebanggaan bangsa.
"Yang saya banggakan dan menjadi harapan menjadi kebanggaan kami, di sini hadir Bapak Menteri spektakuler, Menteri Erick Thohir, yang kami harap jadi kebanggaan ke depan," ujar Nasim.
Nasim mengapresiasi keberhasilan Erick dalam membangun tata kelola perusahaan BUMN yang baik melalui prinsip Good Corporate Governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik.
"Pak Erick sudah berhasil menciptakan sejarah good corporate governance (GCG)dalam BUMN yang berAkhlak. InsyaAllah, semoga holding dan subholding juga mampu menerapkan core values, Akhlak," kata Nasim.
Menanggapi berbagai masukan dari anggota Komisi VI, Menteri BUMN Erick Thohir memastikan, untuk mencapai target dividen BUMN. Erick mengungkapkan dividen atas kinerja BUMN pada 2023 yang ditargetkan sebesar Rp85 triliun telah masuk ke kas negara pada 7 November 2024.
"Kalau kita lihat efisiensi dan GCG yang kita sudah lakukan lima tahun terakhir, saya ingin berterima kasih atas dukungan Komisi VI, khususnya untuk dividen yang target Rp85 triliun itu sudah masuk ke kas negara pada 7 November 2024. Ini hasil kinerja pada 2023," ujar Erick.
Senada dengan Ismail, Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PKB ,Nasim Khan juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Erick di Kementerian BUMN. Nasim menyebut Erick sebagai menteri yang spektakuler dan berharap kepemimpinannya terus menjadi kebanggaan bangsa.
"Yang saya banggakan dan menjadi harapan menjadi kebanggaan kami, di sini hadir Bapak Menteri spektakuler, Menteri Erick Thohir, yang kami harap jadi kebanggaan ke depan," ujar Nasim.
Nasim mengapresiasi keberhasilan Erick dalam membangun tata kelola perusahaan BUMN yang baik melalui prinsip Good Corporate Governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik.
"Pak Erick sudah berhasil menciptakan sejarah good corporate governance (GCG)dalam BUMN yang berAkhlak. InsyaAllah, semoga holding dan subholding juga mampu menerapkan core values, Akhlak," kata Nasim.
Menanggapi berbagai masukan dari anggota Komisi VI, Menteri BUMN Erick Thohir memastikan, untuk mencapai target dividen BUMN. Erick mengungkapkan dividen atas kinerja BUMN pada 2023 yang ditargetkan sebesar Rp85 triliun telah masuk ke kas negara pada 7 November 2024.
"Kalau kita lihat efisiensi dan GCG yang kita sudah lakukan lima tahun terakhir, saya ingin berterima kasih atas dukungan Komisi VI, khususnya untuk dividen yang target Rp85 triliun itu sudah masuk ke kas negara pada 7 November 2024. Ini hasil kinerja pada 2023," ujar Erick.
Lihat Juga :