Meningkatkan Kepatuhan dan Kepercayaan dalam Pengelolaan Data Pribadi

Minggu, 16 Februari 2025 - 22:55 WIB
loading...
Meningkatkan Kepatuhan...
Seiring dengan implementasi penuh Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) pada Oktober 2024, organisasi di Indonesia perlu semakin memperkuat kepatuhan terhadap regulasi ini. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Seiring dengan implementasi penuh Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) pada Oktober 2024, organisasi di Indonesia perlu semakin memperkuat kepatuhan terhadap regulasi ini. Untuk mendukung upaya tersebut, MarkAny Ganesha IT bersama PT. Ganesha Media Nusantara menyelenggarakan Personal Data Protection (PDP) Workshop pada 13 Februari 2025 di Prosperity Tower, District 8 SCBD, Lantai 56, Jakarta.

MarkAny Ganesha IT adalah perusahaan keamanan informasi yang berbasis di Seoul, Korea Selatan. MarkAny memiliki teknologi terdepan dalam Digital Rights Management (DRM), anti-pemalsuan dokumen elektronik, tanda tangan digital, dan digital watermarking.

Baca Juga: UU PDP Proses Transisi, Pakar Ingatkan Mitigasi Kegagalan Perlindungan Data Pribadi

Dengan teknologi ini, MarkAny menyediakan solusi keamanan informasi untuk perlindungan data, enkripsi dokumen, sertifikasi elektronik, dan perlindungan hak cipta. MarkAny berkomitmen untuk mendukung kepatuhan terhadap regulasi perlindungan data pribadi guna menciptakan sistem keamanan data yang andal dan terpercaya.

Workshop ini bertujuan untuk membantu organisasi memahami dan menerapkan prinsip-prinsip perlindungan data pribadi sesuai dengan UU PDP, sekaligus memperkuat transparansi, keamanan, dan kepercayaan dalam pengelolaan data.

Pembahasan utama dalam workshop ini, antara lain membahas mengenai; (a) Identifikasi kebijakan perlindungan data pribadi yang telah diterapkan organisasi sesuai UU PDP; (b) Penyusunan pedoman perlindungan data pribadi yang sesuai dengan regulasi dan prinsip-prinsip utama; (c) Penerapan standar pemrosesan data pribadi yang mencakup aspek transparansi, keamanan, dan kepercayaan; dan (d) Strategi kesiapan organisasi dalam menghadapi implementasi penuh UU PDP pada Oktober 2024.

Meningkatkan Kepatuhan dan Kepercayaan dalam Pengelolaan Data Pribadi


Narasumber workshop ini menghadirkan pakar dan pemimpin industri di bidang perlindungan data pribadi, di antaranya: Prof. Dr. Sinta Dewi, S.H., LL.M. selaku Pakar Hukum Siber dan Perlindungan Data Pribadi; Andreas Tjendra selaku Konsultan Industri Technology & Partner RMIT University; selaku Prof. John Choi selaku President MarkAny Ganesha IT.

Sementara acara workshop ini turut dihadiri oleh berbagai latar belakang entitas industri, termasuk dari Telkomsel dan beberapa BPR anggota Perbarindo Jakarta, Tim Ganesha IT & Tim Ganesha Media Nusantara yang turut berkontribusi dalam penyelenggaraan acara ini.

Pada kesempatan ini, Prof. John Choi mengatakan, bahwa dengan adanya PDP Workshop ini, organisasi diharapkan dapat lebih siap dalam menyesuaikan kebijakan operasionalnya guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi perlindungan data pribadi.

Baca Juga: Kemenkominfo Dorong Literasi Perlindungan Data Pribadi Digencarkan

"Kepatuhan terhadap UU PDP bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga langkah strategis dalam membangun kepercayaan publik terhadap tata kelola data yang lebih aman dan transparan," ungkap John Choi.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Kejahatan Siber,...
Cegah Kejahatan Siber, BRI Edukasi Nasabah Pentingnya Menjaga Kerahasiaan Data Transaksi Perbankan
PLN Icon Plus Perkuat...
PLN Icon Plus Perkuat Digitalisasi Dokumen lewat Layanan e-Meterai dan Digital Signing
Pertumbuhan Pesat Perdagangan...
Pertumbuhan Pesat Perdagangan Berjangka Butuh Perlindungan Sertifikat Elektronik
Momentum Tanda Tangan...
Momentum Tanda Tangan Elektronik Tersertifikasi Memaksimalkan Potensi Ekonomi Digital
Meningkatkan Efisiensi...
Meningkatkan Efisiensi Pembiayaan Digital dengan Teknologi Tersertifikasi
Pemerintah Beberkan...
Pemerintah Beberkan soal Kesepakatan Transfer Data Pribadi ke AS
Gugatan UU PDP Ditolak...
Gugatan UU PDP Ditolak MK, Negara Wajib Awasi Transfer Data Pribadi
Penting bagi Literasi,...
Penting bagi Literasi, Mahasiswa Ajak Wikipedia Ikuti Aturan Perlindungan Data di Indonesia
Diduga Bocorkan Nomor...
Diduga Bocorkan Nomor WA, Dokter Detektif Dilaporkan Shella Saukia: Kasus Kini Disidik Polisi
Rekomendasi
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Berita Terkini
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved