Efisiensi Trading, Eksekusi Market Secara Otomatis dengan Smart Order Valbury

Selasa, 18 Februari 2025 - 09:35 WIB
loading...
Efisiensi Trading, Eksekusi...
Fitur Smart Order ini dapat membantu trader untuk hanya melakukan trading ketika harga mencapai tingkat tertentu yang diinginkan serta mengurangi risiko berdasarkan SL/TP yang sudah di tentukan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Valbury Asia Futures (Valbury) meluncurkan fitur Smart Order untuk memudahkan trader dalam mengeksekusi posisi bersusun secara otomatis di aplikasi trading nya. Ketika berita ekonomi penting dirilis, pergerakan harga di market dapat berfluktuasi secara cepat.

Fitur Smart Order ini dapat membantu trader untuk hanya melakukan trading ketika harga mencapai tingkat tertentu yang diinginkan serta mengurangi risiko berdasarkan SL/TP yang sudah di tentukan.Peluncuran fitur Smart Order ini diharapkan dapat membantu para trader, baik pemula maupun profesional, dalam meningkatkan performa trading mereka dengan strategi yang lebih sistematis.

Baca Juga: MNC Sekuritas dan KB Valbury AM Gelar Edukasi Reksa Dana di Universitas Mercu Buana

Keuntungan menggunakan Smart Order yakni, mengurangi Risiko, membantu mengontrol kerugian dengan fitur stop loss otomatis, hemat waktu, memastikan order dieksekusi lebih cepat pada harga terbaik.Ditambah serta menghindari emosi dalam trading, mengoptimalkan profit, hingga manajemen modal lebih terjaga.

“Kami memahami bahwa pasar berjangka bergerak cepat dan trader membutuhkan fitur yang dapat membantu mereka mengambil keputusan terbaik dalam waktu singkat. Untuk itulah kami ingin memberikan solusi dalam meningkatkan efisiensi trading dengan meluncurkan fitur Smart Order, yang dirancang untuk memudahkan trader dalam mengeksekusi setiap posisi secara otomatis. Kami menjadi Perusahaan pialang berjangka pertama di Indonesia yang memiliki fitur ini," ucap Director of Valbury Asia Futures, David Gunawan.

Trader dapat memilih untuk eksekusi Smart Order dengan strategi money management yaitu Martingale, & Averaging. Strategi Martingale akan secara otomatis menambah posisi sesuai kelipatan lot yang akan langsung dilikuidasi apabila terjadi market reversal. Semua posisi ini secara otomatis akan jadi Pending Order sesuai setting-an yang dibuat sebelumnya.

Sedangkan Averaging menambahkan, Pending Order baru secara otomatis dengan posisi transaksi dan ukuran lot yang sama. Proses ini bakal terus berulang sampai market reversal terjadi atau mencapai TP/SL yang sudah ditentukan. Apabila TP/SL tercapai, semua posisi yang running akan ditutup secara otomatis.

Baca Juga: Sebelum Trading, Cek Dulu Likuiditas Saham dengan Aplikasi MNC Trade New!

Senantiasa berfokus pada kebutuhan dan layanan terbaik bagi nasabahnya, kedepannya Valbury akan terus mengembangkan fitur-fitur serta menambahkan strategi money management lainnya. Dengan penambahan fitur di aplikasi Valbury ini, kami harapkan pengguna akan lebih percaya diri dalam melakukan transaksi perdagangan berjangka dan dapat mencapai trading goal mereka dengan lebih mudah.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Modus Penipuan Berkedok Investasi Pasar Modal
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
HUT ke-14, JustMarkets...
HUT ke-14, JustMarkets Bagi-bagi Emas Batangan dan Total Hadiah USD50.000+
EORMC Merilis Strategi...
EORMC Merilis Strategi Keuangan Hijau, Berkomitmen Pembangunan Berkelanjutan
Belajar dari Pengalaman...
Belajar dari Pengalaman Pahit, Pentingnya Memilih Platform Investasi yang Terjamin Legalitasnya
5 Platform Crypto Terbaik...
5 Platform Crypto Terbaik 2026
7 Platform Crypto Futures...
7 Platform Crypto Futures Indonesia, Aman dan Resmi di 2026
Rekomendasi
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati Pekalongan
Berita Terkini
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved