Rosan Pimpin Business Meeting Indonesia-Prancis, Bidik Kerja Sama Investasi

Selasa, 18 Februari 2025 - 16:58 WIB
loading...
Rosan Pimpin Business...
Menteri Investasi Rosan Roeslani dalam Business Meeting dengan Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, di Jakarta, Selasa (18/2/2025). FOTO/Iqbal Dwi Purnama
A A A
JAKARTA - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani memimpin Business Meeting dengan Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, di Jakarta, Selasa (18/2/2025).

Rosan menjelaskan, pada acara tersebut Pemerintah memaparkan kondisi iklim usaha di dalam negeri sebagai gambaran untuk pertimbangan potensi kerjasama yang dapat dijalankan kedepannya.

"Saya yakin hari ini business meeting yang sangat - sangat produktif, karena di satu sisi tidak hanya kita memberikan presentasi mengenai Indonesia, tapi juga kita punya tanya jawab, untuk memberikan feedback," kata Rosan.

Baca Juga: Rosan Lapor ke Prabowo, Realisasi Investasi Capai Rp1.714 Triliun di 2024

Rosan berharap business meeting ini bisa membawa dampak positif untuk menjalin kerjasama pemerintah dengan pemerintah, pelaku usaha dengan pemerintah, atau pelaku usaha dengan pelaku usaha antara Indonesia dengan Prancis.

Menurutnya, feedback yang disampaikan dari para delegasi dari Prancis itu tidak cukup positif. Para delegasi cukup banyak yanh bertanya terkait regulasi yang disiapkan Pemerintah kaitannya dengan rencana investasi yang akan dilakukan.

"Kita punya tanya jawab, feedback dan input yanh sangat baik. Bagaimana supaya kolaborasi dari private sector ke private sector, private sector ke government, sehingga kita bisa menyempurnakan interpopulasi dan regulasi yang ada," tambah Rosan.

Baca Juga: Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8% Butuh Investasi Rp13.032 T, Rosan: Bukan Pekerjaan Mudah

Dewan Kehormatan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia itu berharap lewat business meeting yang dilakukan ini bisa membawa kerjasama investasi ataupun perdagangan, hingga pada akhirnya mampu berdampak pada pertumbuhan ekonomi 8% seperti yang diinginkan pemerintah.

Namun, Rosan masih enggan untuk memaparkan lebih jauh potensi kerja sama apa dengan pertemuan yang dilakukan hari ini dengan Delegasi Prancis. "Kita berharap ini mampu memperkuat kolaborasi dengan banyak sektor, dengan banyak perusahaan. Sehingga pertumbuhan ekonomi kita bisa meningkat mencapai 8% Insya Allah bisa tercapai," pungkasnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Bank Dunia Naikkan Status...
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Rekomendasi
Poltekkes Jakarta II...
Poltekkes Jakarta II Edukasi Lansia Diabetes soal Manfaat Gigi Tiruan di Kelurahan Pancoran
Puluhan Pendukung Roy...
Puluhan Pendukung Roy Suryo Hadiri Sidang Putusan Praperadilan di PN Jaksel
Tenun Sumba Tampil di...
Tenun Sumba Tampil di Panggung Dunia lewat Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza
Berita Terkini
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved