Jaga Keberlangsungan Bisnis Panas Bumi, Begini Strategi Geo Dipa
Selasa, 18 Februari 2025 - 20:57 WIB
loading...
Sebagai satu-satunya BUMN yang mengelola panas bumi dan di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Geo Dipa memiliki peran penting dalam percepatan pengembangan panas bumi di Indonesia. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Geo Dipa Energi (Persero) , perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan panas bumi yang berlokasi di Dieng dan Patuha, menunjukkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Sebagai satu-satunya BUMN yang mengelola panas bumi dan di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Geo Dipa memiliki peran penting dalam percepatan pengembangan panas bumi di Indonesia.
Head of Corporate Communication & Social Performance Division PT Geo Dipa Energi (Persero), Agus Supriyanto mengungkapkan, hingga saat ini, Geo Dipa tengah melakukan pengembangan di Dieng dan Patuha, yaitu PLTP Dieng Unit 2 dan Patuha Unit 2 yang masing-masing juga berkapasitas 55 MW. Direncanakan dua PLTP tersebut akan beroperasi secara komersil tahun 2027.
Baca Juga: Pesan Keramat Sri Mulyani kepada Jajaran Direksi Geo Dipa Energi
GeoDipa juga melakukan pengelolaan terhadap wilayah kerja lainnya, yaitu Candi Umbul Telomoyo yang memiliki potensi sekitar 54 MW, Candradimuka dengan potensi sekitar 45 MW, dan Arjuno Welirang dengan potensi mencapai 237 MW. Selain itu, GeoDipa juga melakukan penugasan pemerintah dalam government drilling di Wae Sano yang memiliki potensi sebesar 44 MW dan Jailolo dengan potensi sebesar 22 MW.
Tentunya keberlangsungan bisnis Geo Dipa tak luput dari aktivitas public relations yang dijalankan. Menurut Agus, peran public relations (PR) sangat krusial dalam mendukung berbagai aktivitas perusahaan.
Head of Corporate Communication & Social Performance Division PT Geo Dipa Energi (Persero), Agus Supriyanto mengungkapkan, hingga saat ini, Geo Dipa tengah melakukan pengembangan di Dieng dan Patuha, yaitu PLTP Dieng Unit 2 dan Patuha Unit 2 yang masing-masing juga berkapasitas 55 MW. Direncanakan dua PLTP tersebut akan beroperasi secara komersil tahun 2027.
Baca Juga: Pesan Keramat Sri Mulyani kepada Jajaran Direksi Geo Dipa Energi
GeoDipa juga melakukan pengelolaan terhadap wilayah kerja lainnya, yaitu Candi Umbul Telomoyo yang memiliki potensi sekitar 54 MW, Candradimuka dengan potensi sekitar 45 MW, dan Arjuno Welirang dengan potensi mencapai 237 MW. Selain itu, GeoDipa juga melakukan penugasan pemerintah dalam government drilling di Wae Sano yang memiliki potensi sebesar 44 MW dan Jailolo dengan potensi sebesar 22 MW.
Tentunya keberlangsungan bisnis Geo Dipa tak luput dari aktivitas public relations yang dijalankan. Menurut Agus, peran public relations (PR) sangat krusial dalam mendukung berbagai aktivitas perusahaan.
Lihat Juga :