Balas AS, Trump Respons Rencana Eropa Blokir Impor Bahan Makanan

Rabu, 19 Februari 2025 - 09:33 WIB
loading...
Balas AS, Trump Respons...
Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa rencana Brussels untuk memblokir impor kedelai Amerika dan makanan lainnya hanya akan merugikan Uni Eropa (UE). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa rencana Brussels untuk memblokir impor kedelai Amerika dan makanan lainnya hanya akan merugikan Uni Eropa (UE). Benua Biru -julukan Eropa- dilaporkan sedang mempertimbangkan aksi balasan sebagai respons atas tarif AS belum lama ini.

Konflik perdagangan antara AS dan Uni Eropa telah meningkat sejak Trump mengumumkan rencana untuk memperkenalkan berbagai bea masuk dalam upaya untuk mengatasi apa yang dia gambarkan sebagai ketidakseimbangan perdagangan.

Baca Juga: Ditampar Tarif Impor 10%, China Bakal Ladeni Permainan AS Sampai Akhir

Langkah-langkah tersebut termasuk tarif tinggi pada baja dan aluminium, bea masuk antar negara serta pungutan terpisah untuk produk-produk seperti mobil, obat-obatan dan chip semikonduktor.

Mengutip dari para pejabat, Financial Times pada akhir pekan kemarin menerangkan, bahwa Komisi Eropa sedang bersiap untuk mengumumkan putaran pertama tarif balasan. Respon UE diprediksi bakal menargetkan bahan makanan asal AS, termasuk kedelai, yang dibudidayakan menggunakan pestisida yang dilarang digunakan oleh petani Uni Eropa.

Presiden AS mengatakan bahwa "hal itu hanya menyakiti diri mereka sendiri jika mereka melakukannya." Trump juga menekankan, bahwa Gedung Putih berpegang teguh pada rencana untuk mulai menerapkan tarif timbal balik.

"Tidak apa-apa, saya tidak keberatan. Biarkan mereka melakukannya, biarkan mereka melakukannya," katanya pada hari Minggu, saat berbicara kepada wartawan yang tiba di Daytona Beach, Florida, untuk balapan mobil Daytona 500.

Sebagai informasi AS dan Uni Eropa telah terlibat dalam konflik besar perdagangan sejak 2018, ketika Trump memperkenalkan tarif 25% pada impor baja Eropa dan 10% pada aluminium, dengan alasan masalah keamanan nasional karena persaingan Eropa.

Uni Eropa tidak tinggal diam dengan memperkenalkan aksi balasan, usai mengenakan bea masuk pada sepeda motor Harley-Davidson dan jeans Levi Strauss & Co. Lebih lanjut ketegangan meningkat ketika Trump mengancam tarif pada ekspor mobil Eropa, meskipun kebijakan itu tidak pernah ditegakkan.

Sementara itu sebagai bagian dari tarif terbarunya, Trump memberlakukan bea masuk 25% pada semua baja dan aluminium yang dibawa ke AS mulai 4 Maret 2025. Presiden menekankan, bahwa tarif akan berlaku di atas tarif logam yang sudah ada.

Sejak pelantikannya pada 20 Januari, Trump telah menempatkan retribusi 25% untuk semua impor dari Meksiko dan Kanada bersama dengan tarif tambahan 10% untuk barang-barang dari China, dengan alasan imigrasi ilegal dan kekhawatiran perdagangan narkoba.

Baca Juga: China Membalas Tarif Impor AS, Mulai Berlaku 10 Februari 2025

Setelah diskusi dengan para pemimpin Meksiko dan Kanada, tarif tersebut ditunda selama 30 hari karena kedua negara sepakat untuk meningkatkan keamanan perbatasan.

Trump juga menunda ketentuan tarif utama dengan mempertahankan status bebas bea paket dengan nilai kecil dari China, setelah tindakan tersebut menyebabkan gangguan pengiriman pada pekan lalu.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Rekomendasi
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Berita Terkini
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved