BCA Siap Implementasikan QRIS Tap NFC, Berlaku 14 Maret 2025
Kamis, 20 Februari 2025 - 18:07 WIB
loading...
A
A
A
"Pada dasarnya perubahan QRIS Tap itu hanya di issuing dari mobilenya saja. Kalau ke merchant saat ini sudah banyak fasilitas tap NFC. Jadi sepanjang handphone ada NFC, bisa digunakan," ungkapnya.
Dengan demikian, nasabah BCA dan pengguna dari mobile PJP lainnya dengan mudah melakukan transaksi hanya dengan mendekatkan handphone yang memiliki NFC ke perangkat merchant yang mendukung teknologi tersebut. Sehingga memberikan kemudahan, terutama bagi masyarakat yang ingin bertransaksi lebih cepat tanpa harus memindai QR Code.
Dalam rapat dewan gubernur (RDG) BI pada Rabu (19/2), Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengungkapkan, QRIS Tap merupakan terobosan yang akan mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi digital. Terutama di sektor transportasi publik. Seperti mass rapid transit (MRT), kereta rel listrik (KRL), dan bus transjakarta.
"Seperti yang sudah ditunggu-tunggu, nampaknya kita bisa percepat untuk QRIS Tap yang sebelumnya mungkin di akhir triwulan I 2025. Ini merupakan terobosan dari blueprint sistem pembayaran Indonesia 2030," ujar Filianingsih.
Baca Juga: Begini Cara Hartono Bersaudara Sulap Bisnis Keluarga Jadi Kerajaan Global Senilai Rp763 Triliun
Dengan demikian, nasabah BCA dan pengguna dari mobile PJP lainnya dengan mudah melakukan transaksi hanya dengan mendekatkan handphone yang memiliki NFC ke perangkat merchant yang mendukung teknologi tersebut. Sehingga memberikan kemudahan, terutama bagi masyarakat yang ingin bertransaksi lebih cepat tanpa harus memindai QR Code.
Dalam rapat dewan gubernur (RDG) BI pada Rabu (19/2), Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengungkapkan, QRIS Tap merupakan terobosan yang akan mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi digital. Terutama di sektor transportasi publik. Seperti mass rapid transit (MRT), kereta rel listrik (KRL), dan bus transjakarta.
"Seperti yang sudah ditunggu-tunggu, nampaknya kita bisa percepat untuk QRIS Tap yang sebelumnya mungkin di akhir triwulan I 2025. Ini merupakan terobosan dari blueprint sistem pembayaran Indonesia 2030," ujar Filianingsih.
Baca Juga: Begini Cara Hartono Bersaudara Sulap Bisnis Keluarga Jadi Kerajaan Global Senilai Rp763 Triliun
Lihat Juga :