Tak Perlu Buru-buru, Regulasi Usia di Dunia Digital Perlu Kajian Matang
Jum'at, 21 Februari 2025 - 15:53 WIB
loading...
A
A
A
"Regulasi harus disusun dengan pendekatan holistik, memperhatikan psikologi anak dan kondisi sosial masyarakat," ujar dia.
Baca Juga: Lindungi Anak di Ranah Digital, Pemerintah Buat Aturan Pembatasan Usia Bermedia Sosial
Sementara, Direktur ICT Watch, Indriyatno Banyumurti, menekankan pentingnya upaya kolaboratif untuk melindungi anak, meliputi regulasi, literasi digital, serta pengawasan efektif. Ia juga setuju bahwa literasi orang tua lebih penting daripada regulasi semata. "Orang tua, sekolah, dan platform digital harus bekerja sama dalam edukasi ini," jelasnya.
Namun, perumusan regulasi harus dilakukan dengan hati-hati. Jasra mengingatkan agar kebijakan ini tidak terburu-buru, melainkan memerlukan waktu dan kajian mendalam untuk menghindari masalah baru. Proses ini harus mengharmonisasikan kebijakan yang ada, sehingga dampaknya tidak merugikan anak-anak.
Belajar dari Singpaura
Baca Juga: Lindungi Anak di Ranah Digital, Pemerintah Buat Aturan Pembatasan Usia Bermedia Sosial
Sementara, Direktur ICT Watch, Indriyatno Banyumurti, menekankan pentingnya upaya kolaboratif untuk melindungi anak, meliputi regulasi, literasi digital, serta pengawasan efektif. Ia juga setuju bahwa literasi orang tua lebih penting daripada regulasi semata. "Orang tua, sekolah, dan platform digital harus bekerja sama dalam edukasi ini," jelasnya.
Namun, perumusan regulasi harus dilakukan dengan hati-hati. Jasra mengingatkan agar kebijakan ini tidak terburu-buru, melainkan memerlukan waktu dan kajian mendalam untuk menghindari masalah baru. Proses ini harus mengharmonisasikan kebijakan yang ada, sehingga dampaknya tidak merugikan anak-anak.
Belajar dari Singpaura
Lihat Juga :