Total Kredit Maybank Indonesia Tumbuh 10% pada 2024

Senin, 24 Februari 2025 - 16:54 WIB
loading...
A A A
Apabila biaya infrastruktur TI dan inisiatif M25+ tidak diperhitungkan, maka biaya overhead meningkat sebesar 5,6 persen. Pencadangan (CKPN) pada 2024 meningkat dibandingkan dengan 2023 sehubungan dengan manajemen risiko kredit yang dilakukan secara proaktif pada triwulan I 2024 (1QFY’24).

Rasio Non-Performing Loan (NPL) konsolidasian membaik dari 2,9 persen (gross) dan 1,9 persen (net) pada Desember 2023 menjadi 2,7 persen (gross) dan 1,4 persen (net) pada Desember 2024 seiring dengan pertumbuhan kredit. Loan at Risk/LAR membaik menjadi 8,2 persen, dari 8,9 persen tahun sebelumnya.

Pada Desember 2024, rasio Loan to Deposit (LDR) Bank saja berada pada level 89,8 persen dan Liquidity Coverage Ratio (LCR) Maybank saja berada pada level yang sehat yaitu 189,0 persen, jauh di atas persyaratan regulasi sebesar 100 persen.

Net Stable Funding Ratio/NSFR Bank saja berada pada level 109,8 persen. Rasio Kecukupan Modal (CAR) tetap kuat di level 25,6 persen dan rasio CET1 di level 24,4 persen dengan total modal Rp30,26 triliun pada akhir Desember 2024.

Total Kredit Maybank Indonesia Tumbuh 10% pada 2024

(Foto: dok Maybank)

Pembiayaan Syariah Meningkat 5 Persen

Perbankan Syariah Maybank Indonesia juga mencatat pertumbuhan pembiayaan sebesar 5,0 persen menjadi Rp31,75 triliun dari Rp30,24 triliun tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut seiring dengan pembiayaan CFS Non-ritel yang meningkat sebesar dua digit serta pembiayaan otomotif roda empat yang juga tumbuh. Aset Perbankan Syariah meningkat sebesar 4,7 persen menjadi Rp42,96 triliun dari Rp41,04 triliun.

Pendapatan berbasis biaya (Other Operating) juga meningkat sebesar 48,9 persen sepanjang 2024, didorong utamanya oleh solusi wealth management berbasis syariah (MySWM), dan pendapatan fees dari asset recovery yang dibukukan pada triwulan IV 2024 .

Simpanan nasabah naik 4,9 persen menjadi Rp36,78 triliun dari Rp35,07 triliun didorong oleh pertumbuhan CASA yang solid sebesar 12,1 persen. Sementara, Deposito Berjangka turun sebesar 2,8 persen. Hal ini sejalan dengan strategi Maybank dalam mengelola biaya dana yang efisien serta berkelanjutan.

Rasio CASA menguat menjadi 55,0 persen pada Desember 2024 dari 51,5 persen pada Desember 2023. Rasio Non-Performing Financing (NPF) berada pada 2,2 persen (gross) dan 1,5 persen (net) pada Desember 2024 dari 2,6 persen (gross) dan 1,8 persen (net) pada Desember 2023. Rasio Financing-to-Deposit (FDR) berada pada 83,6 persen pada Desember 2024 dari 84,0 persen pada Desember 2023.

Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan mengatakan, Maybank Indonesia telah menutup tahun 2024 dengan prospek yang menjanjikan, ditandai dengan pertumbuhan kredit yang sehat di seluruh segmen inti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
Kinerja Keuangan BRI...
Kinerja Keuangan BRI Kokoh hingga Triwulan I 2026, Likuiditas dan Permodalan Terjaga
MARK Tetapkan Dividen...
MARK Tetapkan Dividen dan Proyeksi Laba 2026, Yield Berpotensi Double Digit
Awali 2026 dengan Kinerja...
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional
Rupiah dalam Pusaran...
Rupiah dalam Pusaran Greenback
Maybank Marathon 2026...
Maybank Marathon 2026 Siap Digelar 23 Agustus, PASI Sebut Jadi Aset Nasional
Rekomendasi
Partai Perindo Tuntaskan...
Partai Perindo Tuntaskan SK Definitif 15 DPD Sulut, Mantapkan Persiapan Verifikasi Parpol
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved