Anjlok Lagi, IHSG Sesi I Terpangkas 2,34 Persen ke 6.591
Selasa, 25 Februari 2025 - 13:35 WIB
loading...
IHSG di sesi pertama perdagangan hari ini terpangkas cukup dalam sebesar 2,34 persen atau 158,16 poin ke 6.591. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan sesi pertama Selasa (25/2/2025) ditutup di zona merah. Di sesi pertama perdagangan hari ini, indeks terpangkas cukup dalam sebesar 2,34 persen atau 158,16 poin ke 6.591.
Siang ini, total volume saham yang diperdagangkan tercatat sebanyak 11,13 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp6,21 triliun, dan ditransaksikan sebanyak 732.315 kali. Sebanyak 458 saham mengalami penurunan harga, 109 saham naik dan 207 saham lain stagnan.
Mengiringi penurunan indeks, seluruh sektor kompak terkoreksi dengan sektor energi turun 2,66 persen, sektor siklikal turun 2,82 persen, sektor teknologi turun 1,53 persen, sektor kesehatan turun 1,27 persen, sektor infrastruktur turun 1,66 persen.
Baca Juga: Aset Jumbo Bakal Dikelola Danantara, Yuk Intip Kinerja 3 Bank Himbara
Selanjutnya, sektor keuangan turun 0,97 persen, sektor transportasi turun 1,06 persen, sektor bahan baku turun 3,68 persen, sektor industri turun 2,81 persen, sektor properti turun 1,90 persen dan sektor non siklikal turun 1,89 persen.
Siang ini, total volume saham yang diperdagangkan tercatat sebanyak 11,13 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp6,21 triliun, dan ditransaksikan sebanyak 732.315 kali. Sebanyak 458 saham mengalami penurunan harga, 109 saham naik dan 207 saham lain stagnan.
Mengiringi penurunan indeks, seluruh sektor kompak terkoreksi dengan sektor energi turun 2,66 persen, sektor siklikal turun 2,82 persen, sektor teknologi turun 1,53 persen, sektor kesehatan turun 1,27 persen, sektor infrastruktur turun 1,66 persen.
Baca Juga: Aset Jumbo Bakal Dikelola Danantara, Yuk Intip Kinerja 3 Bank Himbara
Selanjutnya, sektor keuangan turun 0,97 persen, sektor transportasi turun 1,06 persen, sektor bahan baku turun 3,68 persen, sektor industri turun 2,81 persen, sektor properti turun 1,90 persen dan sektor non siklikal turun 1,89 persen.
Lihat Juga :