Investasi di Industri Kedokteran Gigi Melesat, IDEC 2025 Jadi Pusat Inovasi
Selasa, 25 Februari 2025 - 14:00 WIB
loading...
Indonesia Dental Exhibition & Conference (IDEC) akan kembali digelar pada 14-16 November 2025 di JICC. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pasar industri kesehatan gigi dan mulut di Indonesia terus mengalami pertumbuhan signifikan, didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perawatan gigi serta kemajuan teknologi di sektor ini. Meresponstren tersebut, Indonesia Dental Exhibition & Conference (IDEC) kembali digelar pada 14-16 November 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC).
Pameran dua tahunan ini menargetkan lebih dari 7.000 peserta dari berbagai kalangan industri, mulai dari dokter gigi, distributor, hingga produsen peralatan medis.Dalam pameran ini, lebih dari 250 merek dagang akan memamerkan inovasi terkini, termasuk teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi perawatan gigi.Pameran ini tidak hanya menjadi tolok ukur bagi perkembangan industri kesehatan gigi di Indonesia, tetapi juga memperkuat posisi pasar domestik dalam ekosistem industri kedokteran gigi global.
Baca Juga: Harga Pangan Jelang Ramadan: Bawang, Cabai, dan Minyak Kompak Naik
Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Usman Sumatri menyoroti pentingnya sinergi antara berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung ekosistem kesehatan gigi nasional.
"Transformasi kesehatan gigi tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi antara profesional, industri, dan teknologi adalah kunci dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan gigi di Indonesia," ujarnya dalam keterangan pers, Selasa (25/2/2025).
Pameran dua tahunan ini menargetkan lebih dari 7.000 peserta dari berbagai kalangan industri, mulai dari dokter gigi, distributor, hingga produsen peralatan medis.Dalam pameran ini, lebih dari 250 merek dagang akan memamerkan inovasi terkini, termasuk teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi perawatan gigi.Pameran ini tidak hanya menjadi tolok ukur bagi perkembangan industri kesehatan gigi di Indonesia, tetapi juga memperkuat posisi pasar domestik dalam ekosistem industri kedokteran gigi global.
Baca Juga: Harga Pangan Jelang Ramadan: Bawang, Cabai, dan Minyak Kompak Naik
Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Usman Sumatri menyoroti pentingnya sinergi antara berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung ekosistem kesehatan gigi nasional.
"Transformasi kesehatan gigi tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi antara profesional, industri, dan teknologi adalah kunci dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan gigi di Indonesia," ujarnya dalam keterangan pers, Selasa (25/2/2025).
Lihat Juga :