Pertagas Raih 3 PROPER Emas dengan Program yang Dukung Asta Cita

Rabu, 26 Februari 2025 - 14:31 WIB
loading...
Pertagas Raih 3 PROPER...
PT Pertamina Gas meraih 3 Emas pada Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) Tahun 2024. FOTO/Dok.
A A A
JAKARTA - PT Pertamina Gas ( Pertagas ) meraih 3 peringkat Emas dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan ( PROPER ) tahun 2024 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).Selain mempertahankan PROPER Emas yang diraih pada 2023 oleh Operation West Java Area (OWJA) dan Operation Kalimantan Area (OKA), Pertagas tahun ini menambah satu penghargaan Emas melalui Operation South Sumatera Area (OSSA) dan mempertahankan satu PROPER Hijau melalui Operation East Java Area (OEJA).

Berdasarkan hasil evaluasi tingkat ketaatan yang dilakukan KLH terhadap 4.495 perusahaan peserta PROPER tahun 2023-2024, untuk peringkat PROPER Emas disematkan kepada 85 perusahaan, hijau pada 227 perusahaan, biru pada 2.649 perusahaan, merah pada 1.313 perusahaan dan hitam sejumlah 16 perusahaan. Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, PROPER merupakan salah satu instrumen kebijakan insentif dan atau disinsentif reputasi dan penghargaa yang dikembangkanKLH untuk mendorong ketaatan perusahaan terhadap peraturan lingkungan hidup.

Baca Juga: Tepis Isu Oplosan, Pertamina Tegaskan Kualitas Pertamax Sesuai Spesifikasi

"Melihat capaian dan komitmen dunia usaha ini, kita semua optimistis bahwa perbaikan kualitas lingkungan hidup di Indonesia akan dilakukan lebih baik lagi, meskipun kita juga harus akui bahwa tantangan global terkait pencemaran lingkungan hidup di Indonesia di masa datang tidaklah menjadi ringan,"ungkap Hanif.

Pertagas meraih 4 penghargaan dari KLH berkat komitmennya dalam mengimplementasikan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan operasionalnya, khususnya dalam upaya pengelolaan lingkungan yang baik dan memberi dampak positif pada masyarakat di sekitar wilayah operasi. Corporate Secretary Pertamina Gas Sulthani Adil Mangatur, mengatakan melalui pendekatan yang mengutamakan keberlanjutan lingkungan dan ekonomi sirkular, Pertagas memastikan bahwa setiap aktivitas bisnis tidak hanya berfokus pada efisiensi operasional, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat.

Dalam menjalankan tanggung jawab sosial, kata dia, Pertagas memahami bahwa keberlanjutan operasional perusahaan tak lepas dari tantangan lingkungan yang lebih luas. Dampak perubahan iklim yang semakin terasa menambah tantangan baru bagi Masyarakat di wilayah bufferzone perusahaan, terutama dalam menjaga ketahanan pangan dan akses terhadap sumber daya alam yang memadai.

"Pertagas berfokus pada pengembangan program-program pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan swasembada pangan, keberlanjutan lingkungan, serta penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa di sekitar wilayah operasional perusahaan," ujar Sulthani melalui keterangan pers, Rabu (26/2/2025).

Pertagas telah merangkul 27 kelompok masyarakat dengan 32.672 masyarakat dari kelompok rentan sebagai penerima manfaat melalui program Perkasa Bumiku di Jawa Barat yang diusung OWJA, Permata Borneo di Kalimatan Timur oleh OKA, Pusaka Tirta di Sumatera Selatan oleh OSSA dan Simfoni Kidung Tanggulangin di Jawa Timur oleh OEJA.

Baca Juga: AS Gelar Pertemuan Puncak Para Pengembang Real Estate di Gaza

Melalui narasi yang bertajuk "Mengalirkan Energi, Mewujudkan Pangan Mandiri", program-program pemberdayaan masyarakat Pertagas sejalan dengan prioritas pemerintah dalam Asta Cita. Program prioritas tersebut di antaranya, mendorong kemandirian pangan dan ekonomi desa; menciptakan lapangan kerja berkualitas dan mendorong kewirausahaan; membangun pemerataan ekonomi dari desa; dan harmonisasi alam dan budaya.

"Program 'Mengalirkan Energi, Mewujudkan Pangan Mandiri' merupakan wujud nyata komitmen Pertagas dalam mendukung Asta Cita sebagai prioritas pemerintah Indonesia. Pertagas, ingin memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat dengan menyediakan energi bersih yang mendukung pertanian mandiri," tutur Sulthani.

Program ini menurutnya tidak hanya menciptakan peluang kerja dan kewirausahaan, tetapi juga mencerminkan komitmen Pertagas untuk berkontribusi pada ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat dan lingkungan. Melalui berbagai program CSR di wilayah operasinya, Pertagas terus menunjukkan bahwa solusi keberlanjutan terbaik adalah yang lahir dari kolaborasi bersama masyarakat.

"Komitmen Pertagas dalam 'Mengalirkan Energi, Mewujudkan Pangan Mandiri' membawa semangat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan di tengah tantangan perubahan iklim, sekaligus mendukung Asta Cita sebagai program prioritas nasional dalam mewujudkan swasembada pangan, peningkatan ekonomi lokal, serta harmoni kehidupan dengan alam dan budaya," tutupnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Konsolidasi...
Perkuat Konsolidasi Industri AMDK dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan
TP PKK Jateng Gandeng...
TP PKK Jateng Gandeng Swasta Dorong Pengelolaan Limbah Rumah Tangga
Kolaborasi Multipihak...
Kolaborasi Multipihak Dorong Dekarbonisasi dan Inisiatif Ekonomi Sirkular untuk Daya Saing Industri
Pendekatan Ekonomi Sirkular...
Pendekatan Ekonomi Sirkular Didorong Benahi Sistem Pengelolaan Sampah
Mendorong Ekonomi Sirkular...
Mendorong Ekonomi Sirkular di Kelurahan Kutawaru Melalui Program MAMAKU SIGAP
Potensi Besar Industri...
Potensi Besar Industri Sawit Terapkan Model Ekonomi Sirkular
Pembudidaya Ikan Bioflok...
Pembudidaya Ikan Bioflok Karawang Sukses Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo
Kapolri Bakal Dapat...
Kapolri Bakal Dapat Bintang Mahaputera, Lemkapi: Perannya Besar Sukseskan Asta Cita Presiden
Gelar Rakernas, Haidar...
Gelar Rakernas, Haidar Alwi Institute Beri Penghargaan ke Prabowo, Dasco, dan Kapolri
Rekomendasi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
Berita Terkini
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved