alexametrics

Saham Saham BUMN Semakin Menarik

loading...
Saham Saham BUMN Semakin Menarik
Aktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Langkah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan perombakan manajemen perusahaan negara bertujuan meningkatkan kinerja dan mendorong kenaikan dividen membuat saham-saham BUMN semakin menarik.

Hal ini ditambah dengan pemangkasan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia sebesar 25 basis poin menjadi 4,75%, membuat saham-saham perbankan BUMN semakin disukai oleh pasar.

Dalam perdagangan saham, Senin (24/2/2020), beberapa emiten BUMN masuk top 10 market cap, dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp553,82 triliun, yang memiliki price to earning ratio (PER) sebanyak 15,98 kali.



Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) memiliki nilai kapitalisasi Rp364,55 triliun dengan PER 17,99 kali. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) memiliki market cap Rp359,20 triliun dengan PER 13,20 kali. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) memiliki PER 9,21 kali dengan market cap Rp140,31 triliun.

Begitu pula dengan valuasi BUMN karya, seperti PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) yang memiliki PER 7,98 kali dengan market cap Rp17,76 triliun, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) dengan PER 10,67 kali dan nilai kapitalisasi pasar Rp14,86 triliun.

Saham infrastruktur berkapitalisasi besar seperti PT Sarana Menara Nusantara Tbk atau TOWR naik menjadi Rp865 per saham, dengan kapitalisasi pasar Rp44,13 triliun dan nilai PER 21,05 kali. Pun demikian dengan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) yang menguat ke Rp1.170 per saham, dengan market cap Rp26,51 triliun. Kedua saham ini masuk kategori "strong" karena telah masuk MSCI Indo index (EIDO).
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak