Mengurai Kesepakatan Bisnis Pangeran Andrew usai Didepak dari Keuangan Kerajaan

Senin, 03 Maret 2025 - 10:17 WIB
loading...
A A A
Seperti diketahui Pitch@Palace telah menjadi andalan untuk ide-ide bisnis baru, yang didirikan oleh Pangeran Andrew pada 2014 dan dijalankan olehnya sebelum dia mengundurkan diri dari tugas kerajaan pada 2019.

SBC mengatakan tertarik dengan jaringan Pitch@Palace, yang memiliki 80.000 aplikasi dari 3.000 perusahaan wirausaha di lebih dari 60 negara.

Perusahaan Belanda, yang telah berjalan sejak 2010, membantu membimbing dan menumbuhkan bisnis perusahaan rintisan, terutama di sektor teknologi, dengan investasi di 1.700 perusahaan tahap awal dan menjalankan skema di 27 negara.

Pengambilalihan jaringan Pitch@Palace tampaknya akan segera terjadi ketika SBC mengatakan, kemitraan itu akan menjadi "peluang fantastis". SBC juga menekankan bahwa mereka ingin memanfaatkan jaringan pengusaha yang "hebat".

Tetapi sumber yang dekat dengan SBC saat ini mengatakan, bahwa meskipun ada pertemuan di Istana Buckingham dan siaran pers yang terdengar positif tentang "nilai besar jaringan Pitch@Palace", tidak ada kesepakatan.

Tidak ada kesepakatan dengan Pangeran Andrew yang pernah ditandatangani atau ditutup, dan tidak ada transaksi yang dilakukan, baik di Eropa, Timur Tengah atau China, menurut SBC. Pangeran Andrew belum berkomentar seperti dilansir BBC.

Rencana untuk mengambil alih jaringan Pitch@Palace awalnya dipresentasikan sebagai proyek antara SBC dan "mitra strategisnya", sebuah perusahaan investasi di Bahrain, yang disebut Waterberg Stirling.

Pengaturan itu tampaknya tidak lagi berlaku, usai sumber SBC mengaku, saat ini ingin "memutuskan hubungan" dengan perusahaan investasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Bukan Pelajaran, Ini...
Bukan Pelajaran, Ini Tantangan Terbesar Pangeran George di Sekolah Baru
Pakar Ungkap Kenapa...
Pakar Ungkap Kenapa William dan Kate Makin Romantis di Depan Publik
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Rekomendasi
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Berita Terkini
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved