1,3 Miliar Mobil Wara-wiri di Jalan Tol Tahun 2024, Jasa Marga Kantongi Rp3,7 Triliun
Selasa, 04 Maret 2025 - 09:47 WIB
loading...
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatatkan peningkatan pendapatan usaha sebesar 20,32% year-on-year (yoy) menjadi Rp18,73 triliun, didorong oleh kontribusi utama dari pendapatan tol. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatatkan peningkatan pendapatan usaha sebesar 20,32% year-on-year (yoy) menjadi Rp18,73 triliun, didorong oleh kontribusi utama dari pendapatan jalan tol sebesar Rp17,19 triliun dan pendapatan usaha lain sebesar Rp1,54 triliun.
EBITDA Perseroan melonjak 27,3% yoy menjadi Rp12,62 triliun. Atas seluruh kinerja Perseroan yang positif selama tahun 2024, laba Inti Perseroan (Core Profit) tumbuh sebesar 36,0% yoy atau mencapai Rp3,7 triliun.
Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga, Ari Wibowo mengungkapkan, EBITDA Margin Perseroan juga menguat menjadi 67,38%, didukung strategi konsolidasi tiga ruas tol (Semarang-Batang, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono) melalui pembelian kembali unit Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT).
Baca Juga: 17 Ruas Tol dengan Diskon Tarif 20% saat Musim Mudik Lebaran 2025
Pada tahun 2024, Jasa Marga sempat menjual sebagian saham PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) dengan menggandeng mitra strategis. Hingga saat ini porsi kepemilikan saham atas PT JTT sebesar 65%.
"Efek positif dari strategi Perseroan untuk melakukan penguatan kapasitas keuangan dapat dilihat dari tingkat solvabilitas yang semakin membaik di tahun 2024 dengan Interest Bearing Debt to Total Equity (DER) menjadi 1,04x dan Interest Coverage Ratio (ICR) meningkat menjadi 3,13x," kata Ari Wibowo dalam keterangan resmi.
Menurutnya, dengan kemampuan Perseroan untuk dapat menjaga rasio covenant di tengah kebutuhan ekspansi bisnis dan ditopang EBITDA Perseroan yang selalu bertumbuh dengan baik, maka kinerja Debt to EBITDA menguat dari 6,9x di tahun 2023 menjadi 4,7x di tahun 2024.
EBITDA Perseroan melonjak 27,3% yoy menjadi Rp12,62 triliun. Atas seluruh kinerja Perseroan yang positif selama tahun 2024, laba Inti Perseroan (Core Profit) tumbuh sebesar 36,0% yoy atau mencapai Rp3,7 triliun.
Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga, Ari Wibowo mengungkapkan, EBITDA Margin Perseroan juga menguat menjadi 67,38%, didukung strategi konsolidasi tiga ruas tol (Semarang-Batang, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono) melalui pembelian kembali unit Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT).
Baca Juga: 17 Ruas Tol dengan Diskon Tarif 20% saat Musim Mudik Lebaran 2025
Pada tahun 2024, Jasa Marga sempat menjual sebagian saham PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) dengan menggandeng mitra strategis. Hingga saat ini porsi kepemilikan saham atas PT JTT sebesar 65%.
"Efek positif dari strategi Perseroan untuk melakukan penguatan kapasitas keuangan dapat dilihat dari tingkat solvabilitas yang semakin membaik di tahun 2024 dengan Interest Bearing Debt to Total Equity (DER) menjadi 1,04x dan Interest Coverage Ratio (ICR) meningkat menjadi 3,13x," kata Ari Wibowo dalam keterangan resmi.
Menurutnya, dengan kemampuan Perseroan untuk dapat menjaga rasio covenant di tengah kebutuhan ekspansi bisnis dan ditopang EBITDA Perseroan yang selalu bertumbuh dengan baik, maka kinerja Debt to EBITDA menguat dari 6,9x di tahun 2023 menjadi 4,7x di tahun 2024.
Lihat Juga :