Mentan Amran Targetkan Sumsel Masuk Tiga Besar Produsen Beras Nasional
Selasa, 04 Maret 2025 - 16:12 WIB
loading...
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menargetkan Sumatera Selatan (Sumsel) masuk tiga besar produsen beras nasional. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menargetkan Sumatera Selatan (Sumsel) masuk tiga besar produsen beras nasional. Potensi besar yang dimiliki Sumsel dapat mendukung percepatan program swasembada pangan nasional.
"Dulu Sumsel berada di peringkat delapan dalam produksi beras nasional, kini sudah naik ke peringkat lima. Kami optimis bisa menembus tiga besar, bahkan jika memungkinkan menjadi yang nomor satu. Mengapa? Karena potensinya luar biasa," ungkap Amran dalam keterangan resminya pada Selasa (4/3/2024).
Baca Juga: Mentan Sebut Krisis Pangan Menimpa Jepang, Malaysia, hingga Filipina! Bagaimana Indonesia?
Mentan Amran juga mengungkapkan bahwa Sumatera Selatan, bersama dengan Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua Selatan, merupakan daerah yang diprioritaskan sebagai lumbung pangan nasional. Dengan sumber daya yang ada, produksi pertanian di wilayah tersebut diproyeksikan akan terus berkembang.
Dalam mewujudkan target ini, pemerintah telah menyiapkan tambahan satu juta hektare lahan baru untuk produksi padi. Tahun ini, tahap awal pengembangan lahan akan mencakup 150.000 hektare. Selain itu, pemerintah juga berencana mempercepat modernisasi pertanian melalui distribusi alat dan mesin pertanian (alsintan) dalam jumlah besar, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan mendukung ketahanan pangan.
"Jika pengelolaan lahan tersebut optimal, Sumsel berpotensi menjadi produsen beras nomor satu di Indonesia dalam lima tahun ke depan," tambah Amran.
Selain fokus pada perluasan lahan dan modernisasi, Mentan juga menyoroti peran penyuluh pertanian dalam mendukung suksesnya program ini. Menurutnya, penyuluh memiliki peran kunci dalam meningkatkan hasil pertanian di lapangan. Oleh karena itu, pemerintah akan memberikan dukungan penuh kepada penyuluh untuk memperkuat pendampingan kepada para petani.
"Dulu Sumsel berada di peringkat delapan dalam produksi beras nasional, kini sudah naik ke peringkat lima. Kami optimis bisa menembus tiga besar, bahkan jika memungkinkan menjadi yang nomor satu. Mengapa? Karena potensinya luar biasa," ungkap Amran dalam keterangan resminya pada Selasa (4/3/2024).
Baca Juga: Mentan Sebut Krisis Pangan Menimpa Jepang, Malaysia, hingga Filipina! Bagaimana Indonesia?
Mentan Amran juga mengungkapkan bahwa Sumatera Selatan, bersama dengan Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua Selatan, merupakan daerah yang diprioritaskan sebagai lumbung pangan nasional. Dengan sumber daya yang ada, produksi pertanian di wilayah tersebut diproyeksikan akan terus berkembang.
Dalam mewujudkan target ini, pemerintah telah menyiapkan tambahan satu juta hektare lahan baru untuk produksi padi. Tahun ini, tahap awal pengembangan lahan akan mencakup 150.000 hektare. Selain itu, pemerintah juga berencana mempercepat modernisasi pertanian melalui distribusi alat dan mesin pertanian (alsintan) dalam jumlah besar, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan mendukung ketahanan pangan.
"Jika pengelolaan lahan tersebut optimal, Sumsel berpotensi menjadi produsen beras nomor satu di Indonesia dalam lima tahun ke depan," tambah Amran.
Selain fokus pada perluasan lahan dan modernisasi, Mentan juga menyoroti peran penyuluh pertanian dalam mendukung suksesnya program ini. Menurutnya, penyuluh memiliki peran kunci dalam meningkatkan hasil pertanian di lapangan. Oleh karena itu, pemerintah akan memberikan dukungan penuh kepada penyuluh untuk memperkuat pendampingan kepada para petani.
Lihat Juga :