Cadangan Gas Uni Eropa Menipis dengan Cepat, Gazprom Kasih Peringatan

Rabu, 05 Maret 2025 - 08:35 WIB
loading...
A A A
"Penarikan yang signifikan ini, dikombinasikan dengan pengurangan sumber pasokan gas yang andal, hingga menimbulkan tantangan bagi UE untuk mengisi kembali lokasi penyimpanannya selama musim panas dan bersiap untuk musim dingin yang akan datang," ungkap Gazprom memperingatkan.

Sebagai informasi, Uni Eropa semakin bergantung pada impor gas alam cair (LNG) yang lebih mahal sejak Brussels memprioritaskan penghapusan ketergantungannya pada energi Rusia yang lebih murah. Sementara itu beberapa negara Uni Eropa terus bergantung pada gas Rusia, meski banyak yang secara sukarela menghentikan impor mereka.

Awal tahun ini, harga gas alam di blok tersebut naik ke level tertinggi dalam dua tahun, didorong oleh kombinasi cuaca dingin, penurunan cadangan gas, dan kekhawatiran atas potensi tarif AS atas impor dari Uni Eropa.

Menambah tantangan, UE telah memberlakukan target yang mengikat untuk penyimpanan gas, yang membutuhkan tingkat kapasitas mencapai 90% pada 1 November 2025. Sementara penurunan tajam cadangan gas Eropa menghadirkan tantangan serius bagi pemerintah dan konsumen energi di seluruh wilayah.

Baca Juga: Harga Energi Selangit Bisa Membunuh Ekonomi Uni Eropa
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Rusia Tebar Diskon Gas...
Rusia Tebar Diskon Gas ke China Sampai 2029, Lebih Murah dari Eropa
Eropa Terpecah! Italia...
Eropa Terpecah! Italia Desak Blokir Minyak dan Gas Rusia Dibuka
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Rekomendasi
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
Berita Terkini
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved