Misi Tersembunyi Trump di Balik Perang Tarif Kanada-AS Diungkap Trudeau

Rabu, 05 Maret 2025 - 14:46 WIB
loading...
A A A
"Saya ingin berbicara langsung dengan satu orang Amerika, khususnya Donald. Selama lebih dari delapan tahun Anda dan saya telah bekerja sama, kami telah melakukan hal-hal besar," kata Trudeau.

"Dan sekarang kita harus bekerja sama untuk memastikan kemakmuran yang lebih besar bagi orang Amerika Utara di dunia yang sangat tidak pasti dan menantang. Sekarang, bukan kebiasaan saya untuk setuju dengan Wall Street Journal. Tapi Donald, mereka menunjukkan bahwa meskipun Anda pria yang sangat pintar, ini adalah hal yang sangat bodoh untuk dilakukan. Kami – dua teman bertarung – adalah apa yang ingin dilihat oleh lawan kami di seluruh dunia," paparnya.

Sebelumnya Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengizinkan tarif tambahan 25% untuk impor dari Kanada dan Meksiko, dan tarif tambahan 10% kepada produk impor China. Sedangkan energi yang diimpor dari Kanada, termasuk minyak, gas alam, dan listrik, akan dikenakan pajak tambahan 10%.

Sementara itu tarif balasan diterapkan Kanada dengan menargetkan produk-produk asal Amerika senilai USD155 miliar yang mulai berlaku hari ini. Tahap pertama, Kanada mulai dengan tarif pada barang-barang AS USD30 miliar, diikuti oleh tarif senilai USD125 miliar untuk produk Amerika yang bakal diterapkan dalam 21 hari ke depan.

"Tarif kami akan tetap berlaku sampai tarif AS ditarik," kata Trudeau.

Perdana menteri Kanada menuduh pemerintahan Trump memilih untuk menyabotase agenda mereka sendiri yang seharusnya mengantarkan 'zaman keemasan' baru bagi Amerika Serikat."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Saat Negeri Hoki Demam...
Saat Negeri Hoki Demam Sepak Bola
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
5 Fakta Kanada Lolos...
5 Fakta Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Afrika Selatan
Rekomendasi
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
UEFA Tolak Aturan Kartu...
UEFA Tolak Aturan Kartu Merah Pemain Tutup Mulut
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved