Misi Tersembunyi Trump di Balik Perang Tarif Kanada-AS Diungkap Trudeau
Rabu, 05 Maret 2025 - 14:46 WIB
loading...
Presiden AS, Donald Trump membalas pernyataan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau yang menyebutkan, tarif AS sebagai tindakan bodoh. Foto/Dok Reuters
A
A
A
JAKARTA - Presiden AS, Donald Trump membalas pernyataan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau yang menyebutkan, tarif AS sebagai tindakan bodoh. Trump menegaskan, bakal balik melwan lebih keras untuk setiap respons tarif balasan Kanada terhadap produk AS.
"Ketika dia (Trudeau) menerapkan Tarif Pembalasan pada AS, Tarif balik kami akan segera meningkat dengan jumlah yang sama!" ungkap Trump di akun Truth Social-nya seperti dilansir FOXbussines.
Sebelumnya Trudeau mengecam tarif 25% yang baru ditetapkan pemerintahan Trump pada hari Selasa. Bahkan Trudeau mengumumkan tarif balasan pada barang-barang Amerika sebagai tanggapan atas kebijakan impor terbaru Trump.
Baca Juga: Kanada Balik Balas AS, Terapkan Tarif 25% Senilai Rp2.521 Triliun
"Jadi Amerika Serikat meluncurkan perang dagang melawan Kanada, mitra dan sekutu terdekat mereka, teman terdekat mereka. Pada saat yang sama, mereka berbicara tentang bekerja secara positif dengan Rusia, menenangkan Vladimir Putin, seorang diktator yang berbohong dan membunuh. Apakah ini masuk akal," kata Trudeau kepada wartawan.
"Orang Kanada masuk akal, dan kami sopan, tetapi kami tidak akan mundur dari pertarungan, tidak ketika negara kami dan kesejahteraan semua orang di dalamnya dipertaruhkan," lanjutnya.
"Ketika dia (Trudeau) menerapkan Tarif Pembalasan pada AS, Tarif balik kami akan segera meningkat dengan jumlah yang sama!" ungkap Trump di akun Truth Social-nya seperti dilansir FOXbussines.
Sebelumnya Trudeau mengecam tarif 25% yang baru ditetapkan pemerintahan Trump pada hari Selasa. Bahkan Trudeau mengumumkan tarif balasan pada barang-barang Amerika sebagai tanggapan atas kebijakan impor terbaru Trump.
Baca Juga: Kanada Balik Balas AS, Terapkan Tarif 25% Senilai Rp2.521 Triliun
"Jadi Amerika Serikat meluncurkan perang dagang melawan Kanada, mitra dan sekutu terdekat mereka, teman terdekat mereka. Pada saat yang sama, mereka berbicara tentang bekerja secara positif dengan Rusia, menenangkan Vladimir Putin, seorang diktator yang berbohong dan membunuh. Apakah ini masuk akal," kata Trudeau kepada wartawan.
"Orang Kanada masuk akal, dan kami sopan, tetapi kami tidak akan mundur dari pertarungan, tidak ketika negara kami dan kesejahteraan semua orang di dalamnya dipertaruhkan," lanjutnya.
Lihat Juga :