Australia Resesi, Awas! Investasi RI Terancam Ambyar
Jum'at, 04 September 2020 - 10:37 WIB
loading...
Dampak resesi Australia berdampak besar bagi laju investasi RI. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ekonom Indef Bhima Yudistira menilai Australia yang mengalami resesi akan berdampak pada investasi Indonesia. Adapun dampaknya investasi Australia ke Indonesia terancam ambyar. Lantaran, investasi dari Australia menduduki posisi ke 10 teratas di Indonesia dengan nilai USD148 juta per semester I 2020.
"Imbasnya investasi langsung dari Australia akan direvisi turun, dan berpengaruh khususnya di sektor pertambangan, pertanian dan peternakan. Jika investasi terus anjlok hingga akhir tahun maka resesi di Indonesia tidak bisa dihindari lagi," kata Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Jumat (4/9/2020).
Dia melanjutkan dampak resesi di Australia tidak terlalu besar bagi perekonomian Indonesia, khususnya perdagangan. Namun, investasi akan punya peran penting untuk ekonomi. "Karena share ekspor ke Australia porsinya hanya 1,58% dalam kurun waktu Januari-Juli 2020. Sementara dari sisi impor hanya 3,18%," jelasnya.
Baca Juga: Giliran Australia Gagal Bendung Resesi Akibat Pandemi Corona
Sebagai informasi, Australia secara resmi berada dalam resesi ekonomi pertamanya selama hampir tiga dekade, dengan angka PDB kuartal Juni yang menunjukkan ekonomi mundur sebesar 7% - penurunan terburuk yang pernah tercatat dan sedikit lebih buruk dari perkiraan sebagian besar ekonom.
"Imbasnya investasi langsung dari Australia akan direvisi turun, dan berpengaruh khususnya di sektor pertambangan, pertanian dan peternakan. Jika investasi terus anjlok hingga akhir tahun maka resesi di Indonesia tidak bisa dihindari lagi," kata Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Jumat (4/9/2020).
Dia melanjutkan dampak resesi di Australia tidak terlalu besar bagi perekonomian Indonesia, khususnya perdagangan. Namun, investasi akan punya peran penting untuk ekonomi. "Karena share ekspor ke Australia porsinya hanya 1,58% dalam kurun waktu Januari-Juli 2020. Sementara dari sisi impor hanya 3,18%," jelasnya.
Baca Juga: Giliran Australia Gagal Bendung Resesi Akibat Pandemi Corona
Sebagai informasi, Australia secara resmi berada dalam resesi ekonomi pertamanya selama hampir tiga dekade, dengan angka PDB kuartal Juni yang menunjukkan ekonomi mundur sebesar 7% - penurunan terburuk yang pernah tercatat dan sedikit lebih buruk dari perkiraan sebagian besar ekonom.
Lihat Juga :